Agen Mata-mata Iran Gunakan Akun Instagram Palsu Untuk Goda Pria Israel

Amerita
Rabu, 14 April 2021 | 09:10 WIB
google R24/ame google
<p>RIAU24.COM - Agen mata-mata Israel Mossad dan Shin Bet telah mengungkap upaya Iran untuk memikat pria Israel.

Menurut pernyataan yang dirilis Senin (12/4), intelijen Iran telah menghubungi puluhan pria Israel melalui akun Instagram palsu, menarik mereka untuk bertemu wanita di seluruh dunia.

Baca juga: Berjuluk Kucing Sembilan Nyawa, Inilah Sosok Komandan Berigade Al Qassam Yang Ditakuti Israel


Akun palsu yang menggambarkan wanita dari berbagai usia dan etnis telah dipantau oleh agen mata-mata Israel.

"Kegiatan semacam ini akan dilakukan di negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, seperti Turki, negara-negara Teluk, dan kabupaten di Kaukasus, Afrika, dan Eropa," kata sebuah pernyataan oleh dinas keamanan Israel Shin Bet.

Menurut sebuah video yang telah didistribusikan agensi kepada pers yang mensimulasikan upaya Iran, akun palsu tersebut menghubungi pria Israel, memastikan asal-usulnya, kemudian menggodanya dan menetapkan tempat pertemuan.

Baca juga: 119 Orang Palestina yang di Antaranya Anak-anak Terbunuh Akibat Serangan Israel, Netizen: Semoga Segera Turun Pertolongan Allah


Pejabat Shin Bet mengatakan kepada Fox News, otoritas Iran sering menggunakan ini dengan orang buangan Iran.

"Perjalanan dan pariwisata internasional untuk Israel akan dilanjutkan, dan di tengah ancaman Iran baru-baru ini untuk membalas serangan yang terkait dengan Israel, Israel harus tahu tentang potensi ancaman yang mereka hadapi," sumber itu mengungkapkan kepada Fox News. "Kami memanggil semua orang Israel di luar negeri untuk ekstra hati-hati dan berhubungan dengan akun media sosial baru dan tidak dikenal," ujarnya.

Tahun lalu, Pasukan Pertahanan Israel mengungkapkan upaya serupa oleh operasi Hamas untuk menargetkan tentara IDF.

Ketegangan antara Iran dan Israel telah sampai pada puncaknya dalam beberapa pekan terakhir, karena Israel disalahkan atas serangkaian upaya sabotase terhadap kapal-kapal Iran dan pemadaman listrik terbaru di Natanz, yang menghentikan aktivitas ribuan sentrifugal di fasilitas nuklir tersebut.


Informasi Anda Genggam


Loading...