Menu

NATO Memperingatkan Rusia Atas Pasukan di Dekat Ukraina

Devi 14 Apr 2021, 10:23
Foto : TribunNews
Foto : TribunNews

RIAU24.COM -  Ketegangan antara Rusia dan Barat meningkat pada hari Selasa karena kekhawatiran Moskow,  meningkatkan konfliknya dengan Ukraina di wilayah Donbas.

Berbicara kepada wartawan bersama Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba di markas NATO di Brussels, Sekretaris Jenderal aliansi Jens Stoltenberg menuduh Rusia telah memindahkan "ribuan pasukan siap tempur ke perbatasan Ukraina".

Stoltenberg mendesak Rusia agar melawan "pasukan Rusia yang tidak bisa dibenarkan" dan "massa terbesar" sejak Rusia mencaplok semenanjung Krimea selatan Ukraina pada Maret 2014, setelah pemberontakan yang menggulingkan mantan Presiden ramah Kremlin Viktor Yanukovych, dan meminta Moskow untuk berbalik arah.

"Rusia harus mengakhiri pembangunan militer ini di dan sekitar Ukraina, menghentikan provokasinya dan segera menurunkannya," kata Stoltenberg, menggambarkan pengerahan pasukan sebagai "sangat memprihatinkan".

Sementara itu, Moskow pada hari Selasa menuduh NATO dan anggota utama Amerika Serikat mengubah Ukraina menjadi "tong mesiu" dengan meningkatnya pasokan senjata, badan-badan Rusia melaporkan, mengutip kementerian luar negeri.

Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov mengatakan bahwa dukungan militer yang diberikan oleh Washington kepada Kyiv merupakan tantangan serius bagi Rusia, dan memperingatkan bahwa Moskow akan melakukan segala yang mungkin untuk memastikan keamanannya jika terjadi eskalasi dalam konflik Donbas.

Halaman: 12Lihat Semua