Habib Rizieq Ucapkan Kata-Kata Menusuk ini ke Wali Kota Bogor Bima Arya

Azhar
Rabu, 14 April 2021 | 19:09 WIB
Habib Rizieq saat diperiksa dalam kasus makar. Foto: Kumparan.com R24/azhar Habib Rizieq saat diperiksa dalam kasus makar. Foto: Kumparan.com

RIAU24.COM -  Terkait laporan yang berujung kasus data swab di RS Ummi yang kini disidangkan, mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq mempertanyakan motivasi Wali Kota Bogor Bima Arya karena telah mempolisikannya.

Habib Rizieq mencecar Bima Arya terkait laporannya ke polisi dikutip dari kumparan.com.

Pertanyaan itu disampaikan Habib Rizieq saat menanggapi kesaksian Bima Arya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu 14 April 2021.

Baca juga: Ungkap Dosa, Ivan Gunawan Ternyata Tak Pernah Lakukan Ini Tiap Idul Fitri

"Yang jadi persoalan adalah tanggal 26 Anda datang, 27 Anda datang, 28 November sudah lapor polisi. Ini yang saya mau tanyakan apa motivasinya kok bisa begitu cepat," ujar Habib Rizieq ke Bima Arya.

Bima Arya yang juga Kasatgas COVID-19 Kota Bogor, seharusnya paham pemeriksaan hasil PCR membutuhkan waktu 1-2 hari. Namun, ketika hasilnya belum ada, Bima Arya sudah memutuskan melapor ke polisi.

Baca juga: Anya Geraldine Pamer Pakai Mukena, Netizen Langsung Bilang Begini

"Sekarang hasilnya belum ada, kepastiannya belum ada, tiba-tiba sudah lapor polisi," ujar Habib Rizieq.

Mendapatkan pertanyaan itu, Bima Arya memberi penjelasan.

Menurut dia, saat pertemuannya dengan Hanif Alatas pada 27 November 2020, ada sejumlah hal yang disepakati.

Termasuk soal hasil data swab, Habib Rizieq. Namun hal itu kemudian tidak terealisasi.

Setelah itu Habib Rizieq kembali mempertanyakan Bima Arya yang langsung menempuh upaya pidana tanpa menempuh upaya persuasif lain terlebih dahulu.

"Prokes lain Anda tidak pidanakan, tapi khusus kasus ini Anda pidanakan, apa motivasinya," ucap Rizieq.

Bima Arya kemudian membalas jika laporannya ke polisi itu hanya demi menegakkan aturan porkes.

"Tidak ada motivasi lain selain penegakan aturan prokes, itu yang pertama. Yang kedua, keputusan diambil bersama-sama dalam konteks Satgas," ucap Bima.


Informasi Anda Genggam


Loading...