Menu

Tak Berhenti Menangis, Pekerja di Penitipan Anak Ini Tega Membunuh Seorang Bayi Secara Brutal

Devi 16 Apr 2021, 14:31
Foto : MetroUk
Foto : MetroUk

RIAU24.COM -  Seorang wanita yang bekerja di tempat penitipan anak mengaku telah membunuh seorang bayi perempuan berusia empat bulan dan melecehkan empat anak lain yang berada dalam pengasuhannya. Sang pekerja bernama Dejoynay Ferguson, 20, terancam akan menghabiskan sisa hidupnya di penjara setelah mengaku mencekik bayi tersebut hingga meninggal pada tahun 2019.

Selain itu, dia juga mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat pertama dan delapan tuduhan pelecehan anak dalam kematian anak tersebut, dan dugaan pelecehan terhadap empat orang lainnya.

Menurut polisi dari New Castle - Delaware, petugas menanggapi laporan dari Pusat Perkembangan Anak di New Castle County, pada 5 September 2020.

Saat tiba di tempat tersebut, polisi menemukan seorang bayi berusia empat bulan dalam keadaan yang tidak responsif dan akhirnya dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Ferguson, sang pengasuh yang ditugaskan untuk menjaga anak itu, mengaku bahwa ia telah menutup mulut dan hidung bayi itu menggunakan tangan, kata para penyelidik.

Terdakwa kemudian meletakkan korban kembali di tempat tidur bayi setelah bayi itu tidak responsif dan Ferguson diduga memberi tahu pemilik tempat penitipan anak tentang bayi yang tidak responsif sekitar 20 menit kemudian, lapor Law and Crime.

Halaman: 12Lihat Semua