Ditengah Pandemi Bisakah Vaksin Covid-19 Menjadi Tak Terpakai? Ini Jawabannya

Azhar
Senin, 19 April 2021 | 21:48 WIB
ilustrasi. Foto: Internet R24/azhar ilustrasi. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Lebih mementingkan faktor keamanan, beberapa negara memilih tak menggunakan dosis vaksin Covid-19 yang telah mereka pesan.

Terutama terhadap vaksin Oxford-AstraZeneca (AZ) dan Johnson & Johnson (J&J).

Beberapa negara lebih memilih membatasi penggunaan vaksin-vaksin tersebut dikutip dari bbc.com, Senin, 19 April 2021.

Baca juga: Mengerikan, Pria Ini Bunuh Istri dan Enam Anaknya, Dua di Antaranya Bayi Kembar Usia 8 Bulan

Alasannya karena ada kekhawatiran yang berkembang tentang kasus pembekuan darah.

Namun kasusnya masih jarang dan terkadang fatal terjadi, terutama pada orang yang lebih muda.

Baca juga: Polandia Menunjukkan Wajah Baru Kota-kotanya Usai Menghapus Papan Iklan dan Baliho yang Mengganggu

Berdasarkan angka dari regulator obat-obatan Inggris, jika 10 juta orang diberi vaksin AZ, mungkin akan melihat 40 kasus penggumpalan darah itu.

Sekitar 10 orang akan mati peluangnya satu dari sejuta. Angka itu, secara kasar sama dengan risiko orang terbunuh bulan depan.

Namun, hubungan antara vaksin J&J dan pembekuan darah langka juga sedang diselidiki.


Vaksin Covid-19
Informasi Anda Genggam


Loading...