Ratusan Rumah di Perumnas Sidomulyo Terendam Banjir

Amerita
Kamis, 22 April 2021 | 08:19 WIB
Riau24 R24/ame Riau24

RIAU24.COM -  Perumahan Nasional (Perumnas) Sidomulyo, Kecamatan Perhentian Marpoyan, Kelurahan Maharatu terendam banjir. Pasalnya hujan lebat tak henti-hentinya melanda sejak pagi dini hari tadi, Kamis (22/4).

Warga mengaku hal ini bukanlah sesuatu yang baru, sebab setiap hujan lebat melanda dengan durasi agak lama, Perumnas Sidomulyo dipastikan banjir.

Baca juga: Astaga, Ternyata Banyak Foto Selfie KTP Dijual Bebas di Medsos, Netizen Curigai Untuk Ini


"Emang biasanya gitu, ini aja udah lumayan, biasanya sampai sepinggang, sedada," kata Savira, salah satu warga yang rumahnya ikut terendam banjir tahun lalu.

Genangan air ini diperkirakan karena aliran parit besar di daerah itu tersumbat. Padahal, beberapa tahun lalu, pihak kecamatan sudah membangun jembatan tinggi agar alirannya lancar. Namun, hasilnya nihil.

Hingga kini, warga sudah memindahkan kendaraannya ke area yang lebih tinggi. Sedangkan barang elektronik yang rentan konslet seperti tv dan kulkas, sudah mereka taruh agak tinggi sejak dulu.

Baca juga: Rizieq Shihab Tak Terima Divonis 4 Tahun dan Banding, Begini Respon Hidayat Nur Wahid


Buk Ninik, warga yang rumahnya terletak di area yang agak tinggi mengaku kediamannya menjadi tempat mengungsi kendaraan bagi warga yang rumahnya terendam banjir.

"Kalau udah banjir motor sama mobilnya emang taruh di rumah saya, soalnya rumah saya agak tinggi kan, jadi jarang juga kena banjir. Kebetulan halaman juga luas jadi gak apa-apa," ujarnya.

Tak hanya ratusan rumah, sejumlah masjid pun ikut terendam banjir. Kendati demikian, menurut Buk Ninik, apabila siang nanti cuaca cerah, banjir akan surut sendirinya.

"Ini kan banjirnya gak separah tahun lalu yang tingginya lebih dari satu meter, jadi biasanya kalau udah siang cuacanya panas, surut sendiri," imbuhnya.

Karena jalan utama yang menghubungkan Perumnas Sidomulyo dengan Soekarno Hatta tak bisa digunakan, warga mencari alternatif dengan melewati gang-gang kecil, akibatnya jalan sempit pun macet.

"Ya mau gimana, orang jalan utamanya gak bisa dipakai, jadi gang sempit itulah sekarang yang macet," tukas Savira.


Informasi Anda Genggam


Loading...