Kabinda Papua Tewas Ditembak KKB, Natalius Pigai Desak Jokowi Lakukan Hal Ini

Satria Utama
Senin, 26 April 2021 | 08:30 WIB
Natalius Pigai R24/saut Natalius Pigai

RIAU24.COM -  Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata atau KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada Minggu malam (25/4).

Baca juga: Studi Menunjukkan Mulai Berolahraga Di Usia Tua Ternyata Berefek Seperti Ini Bagi Sel Dalam Tubuh

Peristiwa tewasnya prajurit TNI yang terus terjadi membuat duka aktivis kemanusian sekaligus mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai.

"Saya pribadi ucapkan bela sungkawa kepada siapa pun manusia yang meninggal dunia, termasuk Kabinda Papua," ujar Natalius Pigai seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/4).

Pigai mengatakan, kejadian ini patut ditangani secara serius oleh pemerintah. Pasalnya, dia menilai ditembaknya  Brigjen I Gusti Putu Danny Nugraha Karya bukan tanpa sebab. Ada beberapa hal yang menurut Natalius Pigai harus dievaluasi oleh Presiden Joko Widodo.

"Kepala BIN Papua mati ditembak TPN OPM. Presiden Jokowi harus dengar suara nurani rakyat Papua. Masa depan Papua semakin tidak tentu. Operasi militer dihentikan. Buka kran dialog dan perdamaian di Papua," tutup Natalius Pigai.

Baca juga: Putri Nurul Arifin Meninggal Mendadak, Frustasi Akibat Tak Bisa Bebas Selama Pandemi

Kabinda Papua, Brigjen I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, tewas ditembak oleh KKB Papua di Beoga, Minggu siang, sekitar puku 15.50 WIT. Ketika disergap, Brigjen Danny sedang dalam perjalanan untuk meninjau lokasi pembakaran yang dilakukan KKB.

Hingga saat ini, kediaman Brigjen I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dipenuhi karangan bunga. Banyak pejabat yang berduka atas kepulangannya.

Salah satu pejabat yang mengirimkan karangan bunga ialah Kepala Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo.***


Informasi Anda Genggam


Loading...