Di-bully Netizen Soal Ngawi, Ferdinand Hutahaean Tuding Pendukung Anies Stres Politik

M. Iqbal
Senin, 26 April 2021 | 12:55 WIB
Ferdinand Hutahaean R24/ibl Ferdinand Hutahaean

RIAU24.COM - Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menjadi bulan-bulanan netizen karena cuitannya soal Ngawi yang membuat eks politikus Demokrat itu di-bully.

Dilansir dari Viva.co.id, Ferdinand pun meyampaikan tanggapan jika yang mem-bully adalah pendukung Gubernur DKI Anies Baswedan.

Dia mengatakan, yang mem-bully dirinya di media sosial adalah pemalas yang memiliki nafsu besar.

"Itu kan nafsu besar para pemalas untuk mem-bully orang lah yang membuatnya. Cuitan saya itu 2 seri semacam treath di Twitter karena keterbatasan karakter yang tak bisa menjelaskan panjang dalam 1 cuitan," ujar Ferdinand, Senin, 26 April 2021.

Baca juga: Investigasi Ombudsman Menunjukkan Pelaksanaan TWK Salah Prosedur, Novel Baswedan: Presiden Akan Lihat Ini Sebagai Hal Serius

Dia bilang cuitannya yang menanggapi tweet Anies Baswedan terdapat dua seri. Tapi, kata dia, pendukung Anies hanya membaca satu cuitannya yang terdapat kata 'Ngawi' dan kalimat 'Jakarta hrs berterimakasih kpd Jawa Tengah di bawah pimpinan @ganjarpranowo yg mampu memproduksi beras utk mencukupi kebutuhan Jakarta dan provinsi lain'.

"Sengaja saya naikkan lebih dulu Jawa Tengah karena memang Anies sudah lebih dulu ke sana baru Jawa Timur. Di cuitan seri ke-2 nya baru masuk ke Jawa Timur," ucapnya.

Dia mengatakan pendukung Anies salah tafsir. Ia menekankan, dari rangkaian cuitannya itu sebagai rangkuman langkah pembelian beras Jakarta mulai dari Cilacap, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Baca juga: BMKG: Sukabumi Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan Skala 3,3 Magnitudo

"Karena para pendukung Anies yang memang sedang nafsu menyerang saya sebagai balasan politik atas serangan saya ke Anies, mereka tak membaca lagi cuitan saya seri ke-2 nya," kata dia lagi.

Namun, ia tak mau ambil pusing. Justru, dia mengaku dengan cuitannya berhasil membuat pendukung Anies terpancing di media sosial.

"Bagi saya nggak apa-apa. Saya menikmati, itu artinya salah satu tolok ukur keberhasilan saya membuat Anies dan para pendukungnya stres politik," ucapnya Ferdinand.


Informasi Anda Genggam


Loading...