Akibat Angin Kencang, 10 Ton Ikan Mati di Danau Maninjau, Sumatera Barat

Rizka
Jumat, 30 April 2021 | 21:28 WIB
Google R24/riz Google

RIAU24.COM -  Cuaca buruk yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat beberapa waktu terakhir menyebabkan ikan jenis nila mati mendadak di dalam keramba jaring apung (KJA) Danau Maninjau.

Setidaknya 70 ton ikan mati dan mengambang di permukaan danau.

Para nelayan mengalami kerugian akibat ikan yang siap panen itu mati secara massal setelah angin kencang yang terjadi beberapa hari yang lalu di Kabupaten Agam.

Baca juga: Usai Demo Tolak Pemecatan 57 Pegawai KPK, Sejumlah Mahasiswa Alami Teror Daring dan Aplikasi Percakapan Diretas

Akibat dari angin kencang yang melanda daerah itu, terjadi upwelling atau pembalikan massa air, yang mengakibatkan kadar oksigen di dasar danau berkurang. Akibatnya ikan mengalami pusing dan mati beberapa jam kemudian. 

Para nelayan mengalami kerugian sampai sekitar Rp 1 miliar.

Baca juga: Tante Ernie: Doyan Makan Cita-cita Kurus, Netizen Balas Begini

Kejadian ikan mati massal itu merupakan kejadian berulang, karena danau tersebut telah tercemar akibat pakan ikan yang mengendap di dasar danau.

Sebelumnya, sudah ada beberapa kasus yang terjadi dari Januari sampai April 2020 dengan jumlah kematian massal ikan mencapai 30 ton.


Informasi Anda Genggam


Loading...