Jangan Memiringkan Kepala Saat Anak Mimisan, Para Ahli Membagikan Cara yang Benar Untuk Menghentikan Pendarahan

Devi
Minggu, 09 Mei 2021 | 13:48 WIB
Foto : Mstar R24/dev Foto : Mstar

 

RIAU24.COM -  HIDUNG berdarah yang keluar secara mendadak yang dialami seorang anak biasanya pasti akan mengundang kepanikan di kalangan orang tua apalagi jika pendarahan tidak berhenti. Biasanya cara yang digunakan untuk menghentikan pendarahan adalah dengan meminta anak mengangkat kepalanya dengan harapan pendarahannya berhenti mengalir.

Dokter, Dr Ahmad Luqman Bukhari menjelaskan, tindakan tersebut sebenarnya bisa berbahaya bagi anak-anak. Dr Ahmad mengatakan, tindakan tersebut sebenarnya bisa menyebabkan darah yang keluar akan terus mengalir ke bagian belakang hidung dan kemudian berisiko masuk ke paru-paru.

Sebaiknya, kata Dr Ahmad Luqman, saat kejadian itu terjadi, orang tua harus tenang dan tidak panik.

Baca juga: Benarkah Air Rebusan Mie Instan Perlu Disaring Hingga Dua Kali? Ini Fakta yang Perlu Anda Ketahui

Beberapa langkah ini bisa menghentikan pendarahan.

1. Minta anak untuk membungkuk ke depan. Lalu cubit bagian luar hidungnya. Jika anak mampu melakukannya sendiri, minta dia untuk menekan bagian tersebut selama 15 sampai 20 menit terus menerus.

2. Harus tenang serta beri tahu anak untuk bernapas melalui mulut.

3. Siapkan kantong es dan letakkan di dahi. Dapat membantu mempersempit pembuluh darah dan mengontrol pendarahan dari hidung.

4. Namun bila masih ada perdarahan aktif, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat untuk berobat.

5. Jangan memasukkan benda apapun ke dalam rongga hidung bahkan air. Itu bisa membuat pendarahan berhenti tanpa henti.

Jika pendarahan tidak kunjung berhenti, segera bawa anak ke rumah sakit.

Baca juga: Sering Disepelekan, 7 Gejala Leukemia Ini Harus Kamu Kenali dan Waspadai

Sementara itu, Dr Ahmad Luqman mengatakan kasus mimisan pada anak yang biasa terjadi tidak akan berlangsung lama dan akan berhenti dengan sendirinya.

Saat menjelaskan penyebabnya, dia mengatakan bisa jadi karena trauma seperti terbentur, garuk hidung atau lapisan mukosa hidung yang terlalu kering.


 


Informasi Anda Genggam


Loading...