Ustadz Asal Indonesia Ini Sebut Penggunaan Masker Wajah Dibuat Karena Takut Melihat Senyum Umat Muslim

Devi
Selasa, 04 Mei 2021 | 09:59 WIB
Foto : worldofbuzz R24/dev Foto : worldofbuzz

RIAU24.COM -  Seorang pengkhotbah kontroversial dari Indonesia baru-baru ini mengklaim bahwa undang-undang penggunaan masker wajah wajib dibuat oleh orang-orang Yahudi yang merasa tidak nyaman melihat Muslim saling tersenyum saat mereka saling menyapa.

Seperti dilansir portal berita Indonesia Terkini.id, dakwah Ustaz Ihsan Tanjung melontarkan klaim tersebut dalam video berjudul 'Ustadz Kembali Bahas Sholat Dist4ncing - Ustaz Ihsan Tanjung' yang direkam oleh Berislam Channel pada 24 April 2021.

Baca juga: Viral Anak Gaza Palestina Shalat Pakai Baju Barcelona, Netizen Malah Komentar Begini



Dalam video tersebut, Ihsan Tanjung membuat beberapa klaim kontroversial lainnya seperti wajib menjaga jarak saat jamaah atau salat selama pandemi Covid-19 yang diduga bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad (p.b.u.h.).

Dia mengklaim bahwa undang-undang semacam itu dibuat oleh orang Yahudi yang iri dengan kedisiplinan umat Islam yang melakukan sholat berjamaah.

Lebih jauh, dia juga menegaskan bahwa banyak undang-undang selama pandemi ini dibuat oleh orang Yahudi untuk melemahkan keimanan umat Islam. Pengkhotbah itu juga menyinggung tentang hukum jarak sosial yang melarang saling menyapa dengan berjabat tangan selama pandemi yang melemahkan solidaritas umat Islam di seluruh dunia.

Baca juga: Wanita Ini Sakit Hati setelah Adiknya Mencuri Nama Bayinya yang Sudah Meninggal

Syukurlah, pandangan kontroversial Ustaz Ihsan Tanjung tidak diterima oleh mayoritas umat Islam.

Banyak cendekiawan Muslim telah membahas tindakan ibadah seperti sholat selama pandemi secara ekstensif dengan konsensus setuju bahwa jarak sosial harus diprioritaskan untuk mengekang penyebaran penyakit mematikan. Mufti Wilayah Federal membahas masalah ini secara ekstensif di sini, jika Anda tertarik untuk membacanya.

Penting untuk memisahkan teori konspirasi dengan ajaran Islam yang sebenarnya.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...