Menkes Konfirmasi 3 Strain Baru Virus Corona Sudah Masuk ke di Indonesia

Devi
Selasa, 04 Mei 2021 | 10:38 WIB
Foto : Kompas.com R24/dev Foto : Kompas.com
<p>RIAU24.COM -  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membenarkan masuknya tiga varian virus corona baru ke Indonesia, di antaranya yang berasal dari India, Afrika Selatan, dan Inggris Raya.

“Sudah dilaporkan kepada presiden bahwa mutasi baru (virus korona) telah masuk (Indonesia), termasuk mutasi dari India dimana kami telah melihat dua insiden dan keduanya terjadi di Jakarta, dan satu insiden yang melibatkan varian Afrika Selatan ditemukan di Bali, "kata Sadikin di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

"Selain varian Inggris, yang kami temukan 13 kasus, dua kasus yang melibatkan strain India dan satu kasus yang melibatkan strain dari Afrika Selatan juga terdeteksi," ungkapnya.

Baca juga: Inilah Manfaat Tidur Miring ke Kanan

Strain virus korona yang bermutasi yang pertama kali ditemukan di Inggris diberi nama B117, sedangkan varian yang awalnya ditemukan di India diidentifikasi sebagai B1617, dan strain yang bermutasi dari Afrika Selatan diberi nama B1351.

Menteri itu mengatakan bahwa mutan virus korona baru terdaftar di bawah kategori "varian yang menjadi perhatian", yang disorot oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Kita perlu atasi karena jumlahnya masih sedikit, karena bisa menyebar dengan cepat karena tingkat penularannya lebih tinggi dibandingkan varian lain,” ujarnya.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Untuk Meredakan Kelelahan

Langkah-langkah isolasi harus segera diterapkan oleh mereka yang terjangkit virus corona baru, dan mereka yang bersentuhan dengan mereka harus dilacak dan diperiksa sedini mungkin, katanya.

Menteri juga merekap pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk menahan penularan COVID-19.

“Yang terpenting memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Apapun virus atau strainnya, kalau kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, infeksi harus dihindari,” tandasnya.

“Untuk itu, saya akan terus tegaskan bahwa protokol kesehatan harus diikuti oleh kita semua, dimanapun kita berada,” tegas Menkeu.


Informasi Anda Genggam


Loading...