Kepala Sekolah Di Tiongkok Mengklaim Bahwa Muridnya Dapat Menetaskan Telur Hanya Dengan Kekuatan Pikiran

Devi
Rabu, 05 Mei 2021 | 10:59 WIB
Foto : Kompas.com R24/dev Foto : Kompas.com
<p>RIAU24.COM -  Sebuah sekolah kejuruan di Tiongkok telah menjadi pembicaraan di kota belakangan ini karena kepala sekolahnya mengklaim bahwa siswanya dapat menetaskan telur dengan kekuatan pikiran mereka.

Guo Ping adalah kepala sekolah Chunlin Education di Zhengzhou, Henan, dan pada bulan Maret, dia telah menerbitkan makalah di jurnal pariwisata berjudul Pictorial Geography.

Dalam penelitian tersebut, mereka menggunakan total tujuh butir telur dan dikatakan salah satu telur berhasil dierami dan ditetaskan.

Baca juga: Grace, Robot Kesehatan yang Dirancang Untuk Membantu Para Lansia dan Pasien yang Diisolasi Akibat Covid-19

Tujuh siswa, enam orang tua dan dua profesor dikatakan telah menyaksikan acara tersebut, seporti dilansir dari South China Morning Post.

“Meskipun tingkat keberhasilannya hanya 14,3 persen, kami yakin kami akan mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.”

Kepala sekolah mengatakan kepada Xinan Evening News bahwa kunci untuk menetaskan telur rebus adalah "berkonsentrasi dan merefleksikan telur dalam pikiran Anda. Kemudian Anda menerapkan cara - yang merupakan rahasia inti - untuk menghidupkan kembali telur. "

Baca juga: Karbon Dioksida Berada di Tingkat Tertinggi di Udara, Hal Ini yang Ditakutkan Akan Terjadi

Penelitian ini direplikasi dalam skala yang lebih besar dengan 40 telur rebus dan diterbitkan dalam edisi jurnal selanjutnya.  Makalah itu mengklaim bahwa para siswa telah menggunakan "kesadaran super-psikologis" untuk 'membangkitkan' telur.

Sekolah Guo mengajarkan melatih pikiran dan mental untuk mengubah benda. Pada Jumat, 30 April 2021, Guo akhirnya meminta maaf sudah menulis jurnal itu dan mengundurkan diri karena banyak dihujat. Studi tersebut menyebabkan keributan di masyarakat yang menyebabkan kepala sekolah meminta maaf dan mengundurkan diri dari jabatannya.

Tak hanya itu, Sekolah Vokasi Chunlin juga ditutup oleh pemerintah setempat guna mendapat "perbaikan". Investigasi awal menunjukkan bahwa jurnal Pictorial Geography telah mengambil sejumlah uang untuk menerbitkan artikel itu, lapor Newsweek. Berdasarkan penyelidikan awal, terungkap publikasi itu menerima uang suap agar menerbitkan tulisan Guo.


Informasi Anda Genggam


Loading...