China Gunakan Lonjakan Covid-19 India Untuk Mengindahkan Citranya, Diam-diam Ejek AS hingga Unggah Gambar Tak Pantas

Amerita
Kamis, 06 Mei 2021 | 11:07 WIB
google R24/ame google

RIAU24.COM -  Partai Komunis China memanfaatkan lonjakan Covid-19 di India untuk merendahkan demokrasi dan meningkatkan citranya.

"Bahkan setelah pemerintahan Biden memberikan dukungannya kepada India, pesan yang disampaikan China terus menggambarkan bantuan AS di bawah standar, munafik dan dimotivasi oleh kepentingan pribadi," tulis peneliti dari German Marshall Fund.

Baca juga: Di Negara Ini Sangat Sulit Menemukan Kutang yang Nyaman Dipakai, Alasannya...


Laporan tersebut menyoroti beberapa unggahan media sosial yang dikelola oleh Partai Komunis China yang mempromosikan bantuan China ke India dan menggambarkan Amerika Serikat pelit dalam memberi bantuan vaksin dan lain-lain.

Kementerian Luar Negeri China memperkuat maksudnya lewat konferensi pers hariannya.

"Semua sektor sosial di China sibuk mengambil tindakan. Perusahaan China mencoba yang terbaik untuk mengumpulkan pasokan anti-epidemi yang sangat dibutuhkan oleh India, dan mengirimkannya kepada orang-orang India secepat mungkin," kata juru bicara, Wang Wenbin, pekan lalu.

Baca juga: Operasi Pengencang Payudaranya Gagal dan Infeksi, Wanita Ini Tuntut Dokter


Lebih parahnya lagi, China juga menyesuaikan pesan yang disampaikannya lewat pers. Untuk konsumsi lokal, situs Partai Komunis China memposting gambar roket China di sebelah foto tumpukan kayu kremasi India dengan keterangan "penyalaan China versus penyalaan India." Sayang seribu sayang, outlet itu segera menghapus unggahannya.

Jessica Brandt, kepala penelitian dan kebijakan di German Marshall Fund's Alliance for Securing Democracy mengatakan bahwa China sedang memainkan permainan keseimbangan.

"Kemudian kepada khalayak eksternal, China menggambarkan dirinya sebagai teman baik bagi India," ujarnya.

Biden berjanji untuk berbagi vaksin dengan negara lain hingga 60 juta dosis AstraZeneca. 

"Tujuan Administrasi adalah memberikan sebanyak mungkin vaksin yang aman dan efektif kepada sebanyak mungkin orang secepat mungkin," kata Katherine Tai, perwakilan perdagangan Amerika Serikat.

"Karena pasokan vaksin kami untuk rakyat Amerika dijamin, Pemerintah akan terus meningkatkan upayanya - bekerja dengan sektor swasta dan semua mitra yang mungkin - untuk memperluas produksi dan distribusi vaksin. Itu juga akan bekerja untuk meningkatkan bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi vaksin tersebut," pungkasnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...