Menu

Serang Warga Palestina Sedang Shalat di Masjidil Aqsa, Anggota DPR Ini Kecam Kelakuan Tentara Israel

Satria Utama 8 May 2021, 21:20
Sebanyak 200 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi Israel di Yerusalem Timur. Foto/Al Jazeera
Sebanyak 200 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi Israel di Yerusalem Timur. Foto/Al Jazeera

Dia menganggap, tindakan aparat Israel tersebut adalah kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan yang nyata. Baca juga: AS Serukan Ketenangan saat Polisi Israel Tembaki Warga Palestina di Al-Aqsa

"Saya melihat video yang beredar, aparat Israel melempar granat kejut ke arah kerumunan yang terdapat anak-anak dan perempuan. Ini jelas pelanggaran yang terang-terangan terhadap hak asasi manusia, ini bentuk teror yang keji. Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera bertindak untuk menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Palestina," ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Wakil Ketua Fraksi PKS ini berharap Pemerintah Indonesia, dimana Republik Indonesia menjadi anggota Komisi HAM PBB terus proaktif dapat mendorong komunitas internasional melakukan upaya menghentikan kekerasan Israel dan mendorong ada perlindungan terhadap Masjid Al-Aqsa.

"Kompleks Masjid Al-Aqsa punya status hukum yang jelas dan dilindungi. Saya berharap PBB dan komunitas internasional segera melakukan upaya untuk mencegah pelanggaran oleh pihak Israel berlanjut. Masjid Al-Aqsa ada salah satu situs suci ummat Islam, tindakan provokasi terhadapnya bisa memicu kemarahan ummat Islam sedunia," tegas dia.

Selain itu, Sukamta juga meminta Pemerintah Indonesia terus mendukung upaya kemerdekaan Palestina dan memberikan bantuan kemanusiaan yang diperlukan rakyat Palestina.***

Halaman: 12Lihat Semua