Tawarkan Kelas Yoga Orgasme, Pria Kanada Diusir dari Bali, Gubernur Bali: Kalau Mau Kembali ke Sini, Hormati Dulu Adat Bali

Amerita
Selasa, 11 Mei 2021 | 10:59 WIB
scmp R24/ame scmp

RIAU24.COM -  Pria asal Kanada, Christopher Kyle Martin dideportasi dari Bali karena menawarkan kelas yoga orgasme.

Pihak berwenang Bali mengatakan bahwa dia tidak menghormati tradisi dan nilai-nilai lokal. Christopher dikeluarkan dari Indonesia pada hari Minggu (9/5) setelah ia mempromosikan kelas "Orgasme Tubuh Penuh Tantra" secara online dengan biaya 20 euro atau sekitar 350 ribu rupiah.

Baca juga: Bikin Mewek, Bocah Ini Diberi Kejutan Pertemuan dengan Sahabatnya


Promosi itu viral di media sosial yang karenanya membuat beberapa kelompok konservatif kesal.

“Kegiatan ini berpotensi merusak reputasi Indonesia dan Bali sebagai tujuan wisata, dan terlepas dari adat istiadat Bali. Kalau mau kembali ke sini, harus menghormati adat Bali,” kata Gubernur Bali I Wayan Koster pada hari Minggu (9/5) dalam jumpa pers dengan Martin yang duduk di samping petugas imigrasi.

Kantor Imigrasi Bali membenarkan bahwa Christopher, yang memasuki Indonesia pada bulan April dengan visa turis, telah dideportasi karena tidak menghormati budaya dan tradisi Bali.

Baca juga: Untuk Hormati Mendiang Istrinya, Pria Ini Lakukan Pemotretan Ulang di Tempat yang Sama dengan Putrinya


Menurut kantor imigrasi, Christopher berpendapat bahwa kelas yoga tidak akan melibatkan aktivitas seksual apa pun dan utamanya berfokus pada teknik pernapasan.

Bali, sebuah pulau mayoritas Hindu, telah mengusir puluhan orang asing karena tidak menghormati tempat suci bersejarah atau melanggar protokol virus korona.


Kanada Bali
Informasi Anda Genggam


Loading...