Maskapai Penerbangan Uni Emirat Arab Gratiskan Biaya Transportasi dari Dubai ke India Untuk Kirim Bantuan dan Keperluan COVID-19

Amerita
Selasa, 11 Mei 2021 | 14:34 WIB
google ilustrasi R24/ame google ilustrasi

RIAU24.COM -  Maskapai penerbangan Emirates mengumumkan bahwa mereka telah mendirikan "jembatan udara kemanusiaan" antara Dubai dan India untuk mengangkut barang-barang medis dan bantuan yang diperlukan India dalam krisis Covid-19, Minggu (9/5).

"Mulai minggu ini, Emirates akan menawarkan kapasitas kargo secara gratis di semua penerbangannya ke sembilan kota di India. Penerbangan pertama di bawah "jembatan udara" baru dijadwalkan berangkat ke New Delhi pada 13 Mei dengan membawa 12,6 ton tenda serba guna dari Organisasi Kesehatan Dunia," ujar maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Kerap Berusaha Untuk Tidak Memusuhi Mitra Dagangnya, Kini Israel Kecam Perlakuan China ke Muslim Uighur


"India dan Emirates sangat terhubung, sejak penerbangan pertama kami ke India pada tahun 1985. Kami mendukung rakyat India dan akan melakukan semua yang kami bisa untuk membantu India bangkit kembali.” ujar Ketua dan Kepala Eksekutif Emirates Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Emirates memiliki banyak pengalaman dalam upaya bantuan kemanusiaan, dan dengan 95 penerbangan mingguan ke sembilan tujuan di India, kami akan menawarkan kapasitas badan lebar reguler dan andal untuk bahan bantuan,” tambah Al Maktoum.

“Kota Kemanusiaan Internasional di Dubai adalah pusat bantuan krisis terbesar di dunia dan kami akan bekerja sama dengan mereka untuk memfasilitasi pergerakan pasokan medis yang mendesak," pungkasnya.

Baca juga: Ajaib, 2 Bayi Mampu Selamat Dari Kecelakaan Mengerikan Setelah Ambulans yang Ditumpangi Menabrak Sebuah Mobil


Minggu lalu, yang pertama dari beberapa pengiriman bantuan darurat dari Amerika Serikat tiba di India, ketika pemerintahan Biden mengirimkan lebih dari 400 tabung oksigen, hampir satu juta alat uji, peralatan pelindung personel tambahan, dan terapi.

Menurut CNN, India melaporkan 403.738 kasus virus korona tambahan pada Minggu (9 Mei), menandai hari keempat berturut-turut telah mencatat lebih dari 400.000 kasus dan menjadikan total infeksi yang dilaporkan di negara itu menjadi lebih dari 22 juta.


Informasi Anda Genggam


Loading...