AHY Turut Mengecam Keras Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa : Hal Ini Tidak Bisa Dibenarkan

Rizka
Selasa, 11 Mei 2021 | 21:15 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono [Instagram/@agusyudhoyono] R24/riz Agus Harimurti Yudhoyono [Instagram/@agusyudhoyono]

RIAU24.COM -  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengecam keras tidnakan anarkis pasukan bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa.

Serta serangan-serangan yang terus dilancarkan Israel kepada warga Palestina.

Serangan-serangan yang terus dilancarkan Israel juga disebut-sebut sangat mematikan.

Baca juga: Kader Bela Istri AHY yang Viral Karena Ayat Al Quran, Dede Budhyarto: Kerjaan Sampingan

“Cara kekerasan, sampai melukai warga sipil yang tidak bersenjata, bahkan sedang beribadah sangat menyakiti kita semua, khusunya umat Islam,” tulis AHY dalam cuitan Facebook pribadinya, Selasa (11/5).

Maka dari itu, AHY menyatakan atas nama kemanusiaan dan hukum humaniter internasional, tindakan Israel sudah tidak bisa dibenarkan lagi.

Sehingga AHY berharap agar semua pihak menahan diri, dan berdamai menjadi solusi utama.

“Saya menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri. Solusi damai dua negara, hanya bisa terwujud dengan cara-cara damai,” jelasnya.

AHY juga menerangkan bahwa UUD 1945 menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa, tidak terkecuali bagi bangsa Palestina.

UUD 1945 menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa, tidak terkecuali warga Palestina,” tutupnya.

Baca juga: Ribuan Warga Indonesia Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Budi Gunadi Sadikin : Covid-19 Bukan Sakit Aib

Seperti diketahui, Jumat (7/5) telah terjadi bentrok berdarah di Masjid Al-Aqsa yang menyebabkan ratusan orang terluka usai polisi Israel menyerang warga Palestina yang baru saja berbuka puasa di situs suci umat Muslim itu.

Serangan yang dilakukan menggunakan peluru karet dan gas air mata ini menyisakan pilu yang mendalam bagi umat Muslim seluruh dunia. Peristiwa ini diawali adanya penggusuran lahan milik rakyat Palestina oleh pengadilan Israel, yang menyatakan bahwa hak atas lahan tersebut diberikan pada warga Israel.


Informasi Anda Genggam


Loading...