Catat Rekor Baru, Misi Ruang Angkasa China Berhasil Mendarat di Mars, Amerika dan Rusia Kalah Jauh

Satria Utama
Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:08 WIB
Kapal penjelajah milik China mendarat di Mars R24/saut Kapal penjelajah milik China mendarat di Mars

RIAU24.COM -  China menorehkan sejarah baru di bidang antariksa setelah kapal penjelajah milik negara itu berhasil mendarat di Mars pada Sabtu (15/5) pagi.  Kapal yang diberi nama Zhurong menyelesaikan pendaratan berbahaya melalui atmosfer Mars menggunakan parasut di dataran lava utara yang luas yang dikenal sebagai Utopia Planitia.
"Misi tersebut berhasil mendarat di daerah yang telah dipilih sebelumnya," kata penyiar CCTV. Sementara kantor berita resmi Xinhua mengutip Badan Antariksa Nasional China (CNSA) dalam mengonfirmasi pendaratan tersebut.

Baca juga: Negara Ini Pilih Tak Perpanjang Masa Darurat Meskipun Covid-19 Kian Mengkhawatirkan


Momen ini menjadikan China negara pertama yang melakukan operasi pengorbit, pendaratan, dan penjelajahan selama misi pertamanya ke Mars - suatu prestasi yang tak tertandingi oleh dua negara lain yang sebelumnya telah mencapai Planet Merah: AS dan Rusia.
Dilansir CNN Indonesia, Zhurong, dinamai menurut nama dewa api mitos Tiongkok, tiba beberapa bulan di belakang misi penjelajahan terbaru Amerika ke Mars - Perseverance - yang menjadi pertunjukan kekuatan teknologi antara dua negara adidaya di luar atmosfer Bumi. Zhurong diperkirakan akan menghabiskan waktu sekitar tiga bulan di sana.
Beroda enam, bertenaga surya dan beratnya sekitar 240 kilogram, wahana penjelajah China itu sedang dalam pencarian untuk mengumpulkan dan menganalisis sampel batuan dari permukaan Mars.
Peluncuran pesawat luar angkasa Tianwen-1 Mars milik China yang membawa penjelajah Juli lalu menandai tonggak penting dalam program luar angkasa China.

Baca juga: Taliban Kian Ganas, Pakistan Ambil Sikap Kerahkan Militer Jaga Perbatasan


Pesawat ruang angkasa itu memasuki orbit Mars pada Februari dan setelah berhari-hari diam, media pemerintah mengumumkan telah mencapai "tahap pendaratan penting" pada hari Jumat (14/5).
Proses pendaratan yang rumit disebut "tujuh menit teror" karena terjadi lebih cepat daripada sinyal radio yang dapat mencapai Bumi dari Mars, yang berarti komunikasi terbatas.
Beberapa upaya AS, Rusia, dan Eropa untuk mendaratkan penjelajah di Mars telah gagal di masa lalu, terakhir pada tahun 2016 dengan pendaratan pesawat luar angkasa gabungan Schiaparelli Rusia-Eropa.
Pendaratan yang sukses terjadi pada bulan Februari, ketika badan antariksa AS NASA mendaratkan penjelajah Perseverance, yang sejak itu telah menjelajahi Mars. Penjelajah AS meluncurkan helikopter robotik kecil di Mars yang merupakan penerbangan bertenaga pertama di planet lain.***


Informasi Anda Genggam


Loading...