Menu

Upaya Penekanan Sebaran Virus Covid-19, Wisata di Siak Masih Ditutup

Lina 21 May 2021, 14:12
Upaya Penekanan Sebaran Virus Covid-19, Wisata di Siak Masih Ditutup (foto/lin)
Upaya Penekanan Sebaran Virus Covid-19, Wisata di Siak Masih Ditutup (foto/lin)

RIAU24.COM - SIAK- Upaya atau usaha terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak untuk memutus sebaran wabah Covid -19 terus dilakukan, termasuk penutupan berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Siak.

Dengan sekarang ini penutupan objek wisata baik itu yang dikelola pemerintah maupun swasta diperpanjang dari 17-24 Mei ,dengan pertimbangan kondisi Covid 19 masih tinggi.

"Dengan ini diminta kepada pengelola Objek wisata yang ada di kabupaten Siak untuk sementara waktu untuk dapat kiranya menutup tempat wisata/rekreasi/kolam renang/waterpark yang saudara kelola

tanggal 17 s/ d 24 Mei 2021 sebagai upaya mengendalikan penularan COVID-19 di Kabupaten Siak," melalui surat yang dikeluarkan oleh Bupati Siak Drs Alfedri ,M.Si dalam suratnya tertanggal 17 hingga 24 Mei 2021.

Penetapan perpanjangan ini dilakukan mengingat semakin tinggi dan masih belum terkendalinya penyebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Siak.

Ini dikarenakan bahwa Kabupaten Siak termasuk wilayah dengan kategori penularan risiko sedang yang berada di zona orange terhadap penyebaran Abah COVID-19.

Oleh sebab itu, maka perlu upaya bersama dalam memutuskan mata rantai COVID-19 khususnya pascaliburan perayaan Idul Fitri 1442 H. Sebelumnya Pemkab Siak sudah menutup tempat wisata selama larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak. Serta pengelola tempat wisata/rekreasi/kolam
renang/waterpark dan sejenisnya.

Meski begitu, Alfedri menyampaikan usai lebaran 1442 hijriah kasus COVID-19 di Siak sudah mengalami penurunan. Sekarang kata dia sudah tidak zona merah lagi meskipun masih orange.

"Namun upaya untuk mencegah nya sangat diperlukan kerja sama dari semua pihak ,mari kita sama- sama berjuang dan berikhtiar ,wabah ini musuh kita semua yabg harus kita cegah secara bersama ," pinta Bupati Alfedri.