Menu

Intelijen Amerika Tuding Covid-19 Berasal dari Ilmuwan Sakit di Lab Wuhan, China Bantah: Klaim Tak Berdasar

Amerita 25 May 2021, 15:18
google ilustrasi
google ilustrasi

RIAU24.COM -  China menyangkal sebuah laporan yang menyatakan bahwa tiga ilmuwan di Institut Virologi Wuhan jatuh sakit pada November 2019, tepat sebulan sebelum wabah COVID-19 pertama kali melanda, Senin (24/5).

The Wall Street Journal pada hari Minggu sebelumnya (23/5) menyatakan bahwa menurut laporan intelijen AS yang sebelumnya dirahasiakan, para peneliti dirawat di rumah sakit pada bulan November.
zxc1

Saat era Presiden Trump, pada Januari 2020, pemerintah mengeluarkan lembar fakta yang menyatakan bahwa sejumlah ilmuwan laboraturium Wuhan mulai menunjukkan gejala yang konsisten dengan COVID-19, dilansir dari UPI.

Dilansir dari CNN, dokumen Departemen Luar Negeri era Trump tidak mengatakan berapa banyak orang yang dirawat di rumah sakit dan hanya mengatakan infeksi terjadi pada musim gugur 2019. Dokumen itu juga tidak mengkonfirmasi apakah gejala pasien memerlukan perawatan di rumah sakit.

Seorang sumber dari Wall Street Journal mengatakan bahwa informasi terkait ilmuwan yang jatuh sakit itu sangat tepat.

zxc2
"Sangat tepat. Yang tidak mereka beritahukan kepadamu adalah kenapa mereka jatuh sakit," ujarnya.

Mengikuti klaim sumber itu, juru bicara kementerian luar negeri China, Zhao Lijian mengatakan bahwa klaim itu sama sekali tidak benar.

Yuan Zhiming, direktur Lab Keamanan Hayati Nasional Wuhan, mengatakan kepada Global Times bahwa laporan itu adalah sebuah kebohongan.

"Klaim itu tidak berdasar. Lab belum mengetahui situasi ini, dan saya bahkan tidak tahu dari mana informasi tersebut berasal," ujarnya.