Jepang Perpanjang Keadaan Darurat COVID-19, Olimpiade Musim Panas Belum Dipastikan

Amerita
Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:29 WIB
ilustrasi google: Japan Street R24/ame ilustrasi google: Japan Street
<p>RIAU24.COM -  Pemerintah pusat Jepang memperpanjang keadaan darurat virus korona hingga 20 Juni mendatang, Jumat (28/5).

Tenggat itu hanya sebulan sebelum upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas yang dijadwalkan di Tokyo.

Baca juga: Negara Ini Pilih Tak Perpanjang Masa Darurat Meskipun Covid-19 Kian Mengkhawatirkan

 
Para pemimpin pemerintah di prefektur Tokyo, Osaka, Kyoto, Hyogo, Aichi, Fukuoka, Hokkaido, Okayama, dan Hiroshima telah menyerukan agar keadaan darurat diperpanjang melewati 31 Mei, batas waktu semula, dilansir dari UPI.

Di daerah-daerah ini, bisnis bar yang menyajikan alkohol dan karaoke akan ditutup sementara. Sedangkan fasilitas komersial dengan luas lantai lebih dari 1.000 meter persegi akan tetap buka hingga jam 8 malam, kecuali diperintahkan untuk ditutup sama sekali oleh pemerintah.

Keadaan darurat ini merupakan yang ketiga di Jepang sejak pandemi COVID-19, dan sudah diperpanjang sebanyak tiga kali.

Baca juga: Taliban Kian Ganas, Pakistan Ambil Sikap Kerahkan Militer Jaga Perbatasan

 
Surat kabar Asahi Shimbun, salah satu sponsor lokal, menulis editorial pada hari Rabu (26/5) yang menyerukan Perdana Menteri Yoshihide Suga untuk dengan tenang dan objektif menilai situasi dan memutuskan pembatalan acara musim panas ini.

"Prioritas utama harus terletak pada pemeliharaan struktur dasar yang melindungi kehidupan, kesehatan dan mata pencaharian warga. Olimpiade tidak boleh diizinkan untuk mengundang situasi yang mengancam struktur ini," bunyi editorial itu.


Informasi Anda Genggam


Loading...