Perusahaan Perikanan Jepang Menerima Bintang Kehormatan Karena Menyelamatkan ABK Indonesia

M. Iqbal
Kamis, 03 Juni 2021 | 08:26 WIB
Foto : Tempo R24/ibl Foto : Tempo

RIAU24.COM - Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi pada Rabu menganugerahkan kehormatan kepada perusahaan perikanan Jepang, FV Fukuseki Maru 15, atas penyelamatan 20 awak kapal Indonesia KM Bandar Nelayan 188 yang tenggelam di Samudera Hindia.

“Momentum yang kita peringati hari ini adalah untuk menghormati keberanian ABK Jepang [saat kecelakaan] di Samudera Hindia,” kata Heru Akhmadi dalam siaran pers yang diterima Tempo, Rabu, 2 Juni. kepedulian yang luar biasa yang melambangkan persaudaraan Jepang-Indonesia.”

Dalam acara di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, Dubes RI melambangkan rasa terima kasih atas keberanian yang ditunjukkan oleh Kenichi Nishikawa pemilik Kabushiki Kaisha Fukuseki Maru.

Baca juga: Negara Ini Pilih Tak Perpanjang Masa Darurat Meskipun Covid-19 Kian Mengkhawatirkan

Nishikawa, mewakili rekan senegaranya yang berada di sana untuk menyelamatkan ABK Indonesia yang sedang kesusahan, menyampaikan terima kasih atas kehormatan yang diberikan KBRI dan menegaskan bahwa pengakuan seperti ini hanya akan memperkuat kelautan dan perikanan kedua negara.

Hal senada diungkapkan oleh Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Santo Darmosumarto, yang mengatakan bahwa acara ini semakin mempererat hubungan bilateral dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang.

Sementara itu, Pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang, Hajime Ueda, mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan pemerintah Indonesia kepada anggota FV Fukuseki Maru 15.

“Saya sangat gembira dengan diselamatkannya awak KM Bandar Nelayan. Mewakili pemerintah Jepang, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan mudah-mudahan [kita] akan mempertahankan kemitraan ini untuk tahun-tahun mendatang.”

Baca juga: Taliban Kian Ganas, Pakistan Ambil Sikap Kerahkan Militer Jaga Perbatasan

Kapal nelayan Indonesia terlibat dalam kecelakaan 650 mil sebelah barat Perth, Australia, di atas Samudera Hindia.

Beruntung, 20 awak Bandar Nelayan berhasil diselamatkan. ABK Indonesia kembali ke negara asal pada Jumat pagi, 21 Mei, dengan menggunakan HMAS ANZAC Australia.


Informasi Anda Genggam


Loading...