Gardelegen, Aksi 'Bersih-Bersih' Terakhir Sebelum Berakhirnya Perang Dunia II

Azhar
Jumat, 04 Juni 2021 | 07:26 WIB
Ilustrasi. Foto: Internet R24/azhar Ilustrasi. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Tindakan keji terakhir dari Perang Dunia II ditutup oleh pasukan Nazi.

Saat itu mereka diketahui berhasil membantai hidup-hidup tawanan dari berbagai kalangan di Gardelegen, Jerman dikutip dari historia.id, Jumat, 4 Juni 2021.

Pembantaian tersebut terjadi 15 April atau tepatnya 76 tahun silam.

Baca juga: WHO Sebut Kasus Monkeypox Diperkirakan Meningkat Secara Global

Aksi ini baru diketahui setelah prajurit dari Kompi K/Rifle Batalyon ke-333 Division Infantry ke-84 AD Amerika Serikat (AS) mendapatkan informasi terkait pembantaian.

Setelah ditemukan, para prajurit mengatakan para tawanan dibantai di sebuah gudang jerami. Di dalam gudang, para prajurit GI menempelkan sapu tangan basah ke wajah mereka karena bau daging terbakar sangat menyengat.

Bau daging terbakar itu merupakan bau dari daging tawanan yang dibakar hidup-hidup. Mereka, kebanyakan berasal dari warga Soviet yang sebelumnya dipekerjakan oleh Nazi.

Bahkan para tentara juga menemukan ada mayat yang baru saja dibakar dengan sangat parah. Usut punya usut, aksi pembantaian ini dilakukan setelah pasukan Nazi mendengar makin dekatnya pasukan Sekutu dari barat dan timur.

Alhasil, pemimpinan SS Jerman kala itu segera mengevakuasi lebih dari 2.000 tawanan bermacam bangsa.

Baca juga: Wanita Ini Diejek setelah Sebut Boneka Barbie Sebarkan Satanisme dan Bikin Anak-anak Kerasukan

Beberapa diantaranya berasal dari Prancis, Soviet, Polandia, Hungaria, Belanda, Amerika, bahkan sipil Jerman.

Mereka diambil dari Kamp kerja-paksa Mittelbau-Dora, Thuringia. Mereka yang dievakuasi itu sebelumnya dipekerjakan di sebuah pabrik suku cadang pesawat.


Informasi Anda Genggam


Loading...