Fakta Baru Pasien Meninggal Usai Diberi Tabung Oksigen Kosong Terungkap, Salah Satunya Begini...

Azhar
Sabtu, 05 Juni 2021 | 06:18 WIB
Tabung oksigen. Foto: Internet R24/azhar Tabung oksigen. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Terkait kasus dugaan pemberian tabung oksigen kosong kepada pasien di RSUD Pirngadi Medan yang mengakibatkan meninggal dunia, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara bertindak.

Mereka mengaku telah memanggil pihak Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Medan dikutip dari merdeka.com, Sabtu, 5 Juni 2021.

Pemanggilan ini dibenarkan langsung oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar.

Baca juga: BTS Army Gelar Program Vaksinasi Untuk Lebih Dari 10 Ribu Warga Indonesia

Setelah melakukan pemanggilan dia blak-blakan. RSUD Pirngadi Medan diketahui tidak pernah lagi mengajukan permohonan kalibrasi atau pengujian alat regulator oksigen, berdasarkan keterangan dari pihak BPFK Medan.

"Terungkap bahwa RS Pirngadi sejak 2018 hingga 2021 tidak pernah mengajukan permohonan kalibrasi atau pengujian alat regulator oksigen," ujarnya.

Padahal, terjaminnya kualitas alat kesehatan menjadi penentu salah satu keselamatan pasien.

Baca juga: Diciduk Intel, Anggota TNI Langsung Dipecat dan di Bui, Ini Kesalahannya

"Jadi kalau alat kesehatan yang digunakan di rumah sakit tidak baik atau tidak berfungsi dengan baik, itu berarti kecil kemungkinan untuk penyelamatan pasien," ujarnya.

Untuk diketahui, kalibrasi merupakan hal penting untuk dilakukan.

Terutama untuk alat-alat kesehatan yang berada di ruangan IGD dan ICU.


Informasi Anda Genggam


Loading...