Menu

Megawati Tulis Karya Ilmiah Yang Klaim Dirinya Sukses Atasi Krisis, Joel Pichard : Cara Puji Diri Sendiri Dengan Cara Ilmiah

Rizka 8 Jun 2021, 13:40
Megawati Soekarnoputi [Instagram/@presidenmegawati]
Megawati Soekarnoputi [Instagram/@presidenmegawati]

RIAU24.COM -  Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuat tulisan ilmiah berjudul “Kepemimpinan Presiden Megawati Pada Era Krisis Multidimensi, 2001-2004” yang dikirimkan ke Jurnal Pertahanan dan Bela Negara volume 11, Nomor 1 tahun 2021 milik Universitas Pertahanan.

Tulisan ini bakal dibawakannya di Acara Sidang Senat Terbuka dipimpin Rektor Unhan, Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian di Aula Merah Putih Universitas Pertahanan di kawasan PSC Sentul, Bogor.

Megawati akan menjadi guru besar tidak tetap pada Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik dari universitas itu, Jumat (11/6).

Dalam tulisannya yang menganalisis kepemimpinannya sendiri, Megawati menilai dirinya telah berhasil mengatasi sebagian besar krisis multidimensi yang dihadapi oleh Indonesia pada saat itu dalam waktu yang relatif singkat.

Adapun, krisis multidimensi yang dimaksud Megawati dimulai dari krisis ekonomi nasional, dan berlanjut pada munculnya berbagai bentuk ancaman, seperti konflik etnis dan agama, serta maraknya separatisme dan terorisme.

“Hasil temuan penelitian yang diperoleh antara lain, walaupun dalam masa pemerintahan yang relatif singkat, kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri berhasil mengatasi sebagian besar krisis multidimensi yang dihadapi oleh Indonesia saat itu,” tulis Megawati dalam abstraksi jurnal tersebut.

Salah satu kontribusi penelitian yang dibuatnya adalah untuk mengeksplisitkan aspek-aspek yang melatarbelakangi pengambilan keputusan strategis pada era 2001 hingga 2004 yang diharapkan berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan saran praktis dalam rangka proses penyusunan perencanaan dan kebijakan strategis pembangunan nasional ataupun global.

Namun, nampaknya tidak semua menyambut positif capaian Megawati ini.

Sebagian warganet menilai Megawati narsis ketika menulis tentang dirinya sendiri dalam sebuah jurnal yang berbasis pada penyelidikan ilmiah. Salah satunya pengguna Twitter @sociotalker.

“Cara puji diri sendiri dengan cara “ilmiah”,” tulis Joel Pichard melalui akun twitter pribadinya, Selasa (8/6).