Menu

Tahanan Politik Bahrain Husain Barakat Meninggal Dunia Karena COVID-19

Devi 10 Jun 2021, 10:25
Foto : Aljazeera
Foto : Aljazeera

RIAU24.COM - Seorang tahanan politik yang menjalani hukuman seumur hidup di Bahrain telah meninggal setelah tertular COVID-19, kementerian dalam negeri dan aktivis mengatakan pada hari Rabu, 9 Juni 2021, ketika negara Teluk itu memerangi lonjakan infeksi.

Bahrain mendapat tekanan dari organisasi hak asasi manusia atas kondisi penjara termasuk kepadatan penduduk, sanitasi yang buruk dan kurangnya perawatan medis. Sejak wabah penyakit pada bulan Maret di penjara utama Bahrain Jau, keluarga telah mengadakan protes kecil menuntut pembebasan tahanan politik dan kondisi yang lebih baik. Ada konfrontasi kekerasan antara penjaga dan tahanan pada bulan April setelah tahanan memprotes kondisi.

Kementerian dalam negeri pada hari Rabu mengatakan Husain Barakat, 48, yang telah divaksinasi penuh terhadap COVID-19 pada Maret, telah meninggal setelah terinfeksi virus. Dia telah dibawa dari penjara ke Rumah Sakit Salmaniya pada 29 Mei, katanya. Keluarga Barakat mengatakan dia ditempatkan di ventilator di unit ICU.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris, Institut Hak dan Demokrasi Bahrain (BIRD) mengatakan Barakat adalah seorang tahanan politik yang ditahan di Jau.

Barakat dijatuhi hukuman pada tahun 2018, bersama dengan 53 orang lainnya, penjara seumur hidup dalam persidangan massal terhadap 138 terdakwa yang dituduh oleh pihak berwenang sebagai anggota sel “teror”, kata BIRD.

Dia juga dicabut kewarganegaraannya, yang kemudian dipulihkan oleh dekrit kerajaan menurut keterangan dari BIRD. Putranya juga ditangkap pada usia 16 tahun, dan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Halaman: 12Lihat Semua