Banjir Australia Menjadi Fatal, Kondisi Sydney Semakin Mengkhawatirkan Karena Cuaca Dingin

Devi
Jumat, 11 Juni 2021 | 10:06 WIB
Foto : Asiaone R24/dev Foto : Asiaone
Bea Cukai

RIAU24.COM - Warga Australia di bagian timur negara itu terbangun dengan kondisi musim dingin yang liar dan beku pada hari Kamis (10 Juni), dengan banjir bandang yang menyebabkan setidaknya satu kematian sementara tumpukan salju besar jatuh di negara tetangga New South Wales.

Udara dingin dari Antartika menurunkan suhu di Sydney, kota terpadat di negara itu, menjadi hanya 10 derajat C (50 derajat F), rekor 37 tahun.

Baca juga: 21.000 Ikan Tewas Akibat Paparan Klorin di Universitas California



"Saya cukup yakin kita semua ingin keluar dan membangun manusia salju," Kevin Beatty, walikota Cabonne Shire, salah satu kota pedalaman yang menerima timbunan salju, mengatakan kepada Australian Broadcasting Corporation.

Sistem cuaca tekanan rendah berikutnya membawa banjir di beberapa daerah, yang menyebabkan setidaknya satu kematian di negara bagian Victoria.

Baca juga: Siapa Hadi Matar? Sosok yang Menyerang Salman Rushdie, Penulis Novel Ayat-ayat Setan

Pihak berwenang mendesak 26.000 penduduk di kota Traralgon, sekitar 161,9 KM (100,6 mil) barat Melbourne untuk mengungsi. Polisi kemudian melaporkan bahwa mereka telah menemukan mayat seorang pria di dalam kendaraan yang terendam air banjir.


Informasi Anda Genggam


Loading...