Setelah 110 Tahun, Suara Lonceng di Gereja Ini 'Dimatikan', Alasannya...

Azhar
Rabu, 16 Juni 2021 | 07:14 WIB
Ilustrasi lonceng gereja. Foto: hidupkatolik.com/Dok.Andrew Wilkinson_CC R24/azhar Ilustrasi lonceng gereja. Foto: hidupkatolik.com/Dok.Andrew Wilkinson_CC

RIAU24.COM -  Lantaran mendapatkan keluhan dari salah satu penduduknya, lonceng Gereja All Saints di Kenton, desa Devon, Inggris 'tak lagi berbunyi'.

Padahal, lonceng gereja ini telah berbunyi selama 110 tahun dikutip dari okezone.com, Rabu, 16 Juni 2021.

Semua karena seseorang yang baru saja pindah ke daerah tersebut lalu mengeluhkan suara yang dikeluarkan oleh lonceng geraja.

Baca juga: Amerika Serikat Langsung Gerak Cepat Lalu Lakukan Hal Ini Usai Militer Sudan Kudeta Pemerintahaan

Mereka membuat keluhan resmi bahkan pertama sejak tahun 1910 tentang suara kebisingan yang dihasilkan oleh lonceng gereja.

Warga ini melaporkan langsung ke Dewan Distrik Teignbridge lalu menyebutkan jika suara lonceng itu membahayakan kesehatan mental mereka.

Setelah dilaporkan, pihak gereja mengaku tidak serta merta meniadakan suara lonceng gereja tersebut. Hal ini dibenarkan langsung oleh Pendeta lokal, Pendeta John Williams.

Setelah laporan terbit mereka lalu memasang bantalan sebagai peredam bunyi suara lonceng.

Baca juga: Jadi Buronan Atas Tuduhan Menghina Islam, Transgender Ini Ngaku Alami Pelecehan Seksual oleh Oknum Polisi di Penjara

Namun, ada upaya yang lebih baik. Namun akan menelan biaya sekitar 2.000 euro (Rp34,5 juta).

Cara itu adalah dengan menerapkan mekanisme permanen yang dipasang untuk menghentikan jam berdentang antara jam 23.00 waktu setempat dan jam 07.00 waktu setempat.

Namun hal itu tidak mereka lakukan lantaran keterbatasan anggaran.


Informasi Anda Genggam


Loading...