Tuding Lonjakan Corona di Indonesia Karena Pemimpin Tak Beri Contoh Baik, Siapa Orang yang Dimaksud Luhut?

M. Iqbal
Rabu, 16 Juni 2021 | 09:35 WIB
Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan R24/ibl Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

RIAU24.COM - Kasus virus Corona atau Covid-19 di Indonesia alami kelonjakan. Melonjaknya kasus virus asal China itu menurut Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan harus menjadi bahan pernungan bagi semua pihak.

Hal itu dikarenakan, peningkatan kasus corona bukan hanya kesalahan satu pihak, melainkan kesalahan secara bersama-sama.

Baca juga: Denny Sumargo Tanya Dirinya Suka Cowok Badan Sixpack atau Enggak, Berliana Lovel Malah Jawab Begini

Dilansir dari Rmol.id, Luhut bahkan menyinggung peningkatan kasus Covid-19 karena pemimpin tak memberi contoh baik kepada masyarakat. Tapi, dia sendiri tidak menyebutkan siapa pemimpin yang ia maksud.

"Semua, kita harus melakukan perenungan. Kalau kita sebagai pemimpin tidak memberikan contoh, dampaknya seperti sekarang. Banyak korban yang tanpa kita (sadari), langsung atau tidak langsung akibat kita sendiri," ujar Luhut.

Dia meminta kepada masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan. Terlebih ada varian baru Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia.

Baca juga: Kejati Riau Tahan Mantan Bupati Kuansing Mursini di Rutan Sialang Bungkuk

"Menaiknya eksponensial (kasus aktif) dengan masuknya varian India ini harus kita waspadai," kata dia lagi.

Luhut menambahkan, tak memungkiri lonjakan kasus Covid-19 terjadi akibat masyarakat abai terhadap arahan pemerintah. Salah satunya soal larangan mudik lebaran pada Idulfitri lalu.

"Pemerintah sudah habis-habisan minta supaya kita stay at home, tidak mudik. Tapi kemarin kita ramai-ramai (mudik). Ini buahnya," tandasnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...