Menu

Operasi Besar-besaran, Rumah Megah di Kampung Dalam Pekanbaru Digerebek, WL dan Suaminya Dibawa

Chairul Hadi 17 Jun 2021, 10:54
Kabid Humas Kombes Sunarto dalam jumpa persnya Kamis siang.
Kabid Humas Kombes Sunarto dalam jumpa persnya Kamis siang.

RIAU24.COM Polda Riau menggelar operasi besar-besaran dalam upaya pemberantasan Narkotika, Rabu 16 Juni 2021 di Kota Pekanbaru. Tak tanggung-tanggung, dua tempat digerebek petugas dilengkapi senjata, diantaranya daerah Pangeran Hidayat serta Kampung Dalam. Dua lokasi tersebut, disebut polisi banyak transaksi Narkoba.

Sedikitnya 15 orang dibawa aparat berwajib dalam operasi tersebut. Dua diantaranya dari Kampung Dalam dan sisanya dari daerah Pangeran Hidayat. Selain itu, turut disita sejumlah barang bukti berupa 150 gram Sabu, uang tunai Rp450 ribu, enam timbangan digital, 13 unit handphone, CCTv, dan kantong plastik bong.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam jumpa persnya bersama Direktur Reserse Narkoba Kombes Victor Siagian, Kamis 17 Juni 2021 siang menguraikan, salahsatu target penggerebekan kemarin, diantaranya rumah mewah di Kampung Dalam. Rumah itu turut digeledah oleh aparat.

"Rumah saudara WL. Kita tidak menemukan barang bukti Narkoba dalam penggeledahan, namun didapatkan urinenya positif Narkotika sehingga kita bawa," sebutnya. Selain WL, polisi juga membawa seorang pria berinisial N. Keduanya merupakan pasangan suami istri (Pasutri).

Operasi ini, lanjut Kombes Sunarto, merupakan bagian dari program Jaga Kampung Narkoba yang diintruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk seluruh jajaran Polda di Indonesia.

Masih terkait ini, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Victor menyampaikan, pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut, meski di rumah megah di Kampung Dalam tersebut tidak didapati barang bukti Narkotika. "Kita dalami apa ada keterkaitan yang bersangkutan, dari informasi yang kami peroleh," ujarnya.

Sementara untuk 13 orang lainnya yang diamankan, merupakan hasil operasi gabungan yang digelar di Pangeran Hidayat. "Ada yang spy men ya, kita amankan juga. Di sana ada beberapa sindikat yang bermain dan ini akan kita tindak lanjuti sampai wilayah tersebut bersih," pungkasnya.