Menu

Kerap Caci Maki Arab Saudi, Duta Besar Usulan Jokowi Ini Ditolak Mentah-Mentah Anggota DPD

Azhar 22 Jun 2021, 06:33
Presiden Joko Widodo (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir (kiri) di Istana Presiden Bogor, 22 Oktober 2018. Adi Weda/EPA. Foto: theconversation.com
Presiden Joko Widodo (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel bin Ahmed Al-Jubeir (kiri) di Istana Presiden Bogor, 22 Oktober 2018. Adi Weda/EPA. Foto: theconversation.com

RIAU24.COM -  Anggota DPD RI Tamsil Linrung blak-blakan saat dirinya menolak satu nama usulan Presiden RI Joko Widodo untuk ditempatkan sebagai duta besar Arab Saudi.

Pernyataanya ini disampaikannya melalui kanal YouTube Hersubeno Point dengan judul "Tamsil Linrung: Siapa Bilang Dana Haji Tak Dipakai Infrastruktur?" yang tayang pada 8 Juni 2021.

Menurutnya, penolakan itu lantaran usulan Jokowi itu sering mencaci maki Arab Saudi. Padahal, Indonesia sering disebut kurang sensitif dalam menempatkan duta besarnya di Arab Sudi.

Tak hanya itu, 'orang Jokowi' ini juga dianggapnya sering menyebut Arab Saudi sebagai negara biadab.

"Dalam kesempatan itu, saya tidak menyebut siapa yang saya maksud. Sehingga ada persepsi duta besar yang saya maksud adalah Duta Besar Pak Agus Maftuh Abegebriel," ujarnya.

Menurut dia orang yang dimaksud adalah orang yang diusulkan Presiden Jokowi beberapa bulan lalu ke DPR RI untuk ditempatkan sebagai Duta Besar Arab Saudi dengan nama Zuhairi Misrawi.

Menurutnya dia tidak asal-asalan karena memiliki cukup bukti.

"Kalau mau ziarah kubur dan baca Yasin saja. Tidak perlu mengeluarkan uang banyak," kata Tamsil Linrung mengulang pernyataan Zuhairi Misrawi.

Untuk diketahui Zuhairi Misrawi sendiri merupakan mantan Calon Legislatif PDIP.

Dia pernah diusulkan menjadi duta besar (Dubes) Indonesia untuk Arab Saudi.

Zuhairi juga tercatat sebagai anggota tim pemenangan Joko Widodo di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.