Menu

Indonesia Pernah Dibujuk Pakai Duit Untuk Akui Israel, Begini Tanggapan Indonesia

Amerita 28 Jun 2021, 14:11
Bendera Israel
Bendera Israel

RIAU24.COM - Tahun lalu, muncul sebuah laporan bahwa pemerintahan Trump menawarkan bujukan (suap) finansial jika Indonesia bersedia mengakui negara Israel secara resmi.

Saat itu, Adam Boehler, CEO US International Development Finance Corporation, mengatakan bahwa Indonesia dapat memperoleh hingga $2 miliar lebih berupa bantuan pembangunan jika meresmikan hubungan dengan Tel Aviv, sebuah kota di Israel.
zxc1
Seperti negara mayoritas Muslim di dunia lainnya, Indonesia tidak pernah memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, karena menentang pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Namun pemerintahan Trump gencar menyokong agar negara-negara Arab dan Muslim secara terbuka mengakui Israel.

Trump berhasil meyakinkan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Maroko, dan Sudan untuk mengakuinya.
zxc2
Pemerintah Indonesia dengan cepat bergerak untuk menyangkal laporan tersebut. 

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki niat untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Indonesia akan terus mendukung kemerdekaan Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter internasional lainnya yang disepakati.”

Saat ini, ada 36 negara yang tidak mengakui dan/atau memiliki hubungan luar negeri dengan Israel, termasuk di antaranya sebagai berikut:

Afganistan, Aljazair, Bangladesh, Brunei, Komoro, Djibouti, Indonesia, Irak, Kuwait, Libanon, Libya, Malaysia, Korea Utara, Pakistan, Arab Saudi, Somalia, Suriah dan Yaman.