Alami Krisis, Lebanon Naikkan Harga BBM Sebanyak 35%

Amerita
Rabu, 30 Juni 2021 | 14:51 WIB
Kredit foto: The Associated Press R24/ame Kredit foto: The Associated Press

RIAU24.COM - Kementerian energi Lebanon menaikkan harga bahan bakar sebanyak lebih dari 35 persen.

Langkah itu diharapkan efektif memangkas subsidi bahan bakar demi menghadapi lonjakan harga komoditas global dan krisis ekonomi dan keuangan yang semakin dalam.

Baca juga: Terjebak Di Ukraina, Dokter Ini Menghabiskan Uang Hingga Ratusan Juta Untuk Membangun Tempat Penampungan Hewan Peliharaan


Kementerian energi mengatakan harga rata-rata 20 liter (kira-kira 5,5 galon) bensin beroktan 95 telah naik 35 persen menjadi 61.100 pound Lebanon, sementara harga solar telah melonjak 38 persen menjadi sekitar $2,7.

Kenaikan harga akan menambah lebih banyak tekanan pada konsumen Lebanon karena inflasi harga bahan bakar memicu lonjakan harga untuk barang dan jasa lainnya.

Para ahli memperingatkan bahwa pemotongan subsidi sangat berisiko karena Lebanon bergulat dengan daya beli yang hancur dan meningkatnya kemiskinan.

Baca juga: Gawat! Australia Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertamanya, Inilah Daftar Negara yang Sudah Terdampak


Mata uang negara itu, lira, telah kehilangan sekitar 90 persen nilainya di pasar paralel sejak Oktober 2019.

Bank Dunia memperingatkan bahwaLebanon dapat digolongkan sebagai satu dari tiga krisis ekonomi terburuk yang pernah dialami dunia selama 150 tahun terakhir.


Informasi Anda Genggam


Loading...