Menu

Kalap Varian Delta, Dua Pemimpin Negara Ini Kocar Kacir Ambil Langkah Mendesak

Amerita 3 Jul 2021, 22:19
Presiden Iran, Hassan Rouhani
Presiden Iran, Hassan Rouhani

RIAU24.COM - Iran, Australia - Presiden Iran, Hassan Rouhani, memperingatkan bahwa gelombang kelima COVID-19 dapat melanda Iran sejak varian Delta menyebar dengan cepat, Sabtu (3/7).

Rouhani mengatakan varian Delta telah memasuki Iran dari perbatasan timur dan tenggara yang karenanya dapat memicu gelombang kelima pandemi.
zxc1

Kementerian kesehatan Iran mengkonfirmasi bahwa ada lebih dari 8.300 kasus COVID-19 baru dan 111 kematian tercatat di Iran sehari sebelumnya.

“Mengingat suasana yang kita alami, agar tidak menghadapi pembatasan sebelumnya dan kota-kota tidak kembali merah, kita perlu mematuhi protokol agar kita tidak perlu memberlakukan pembatasan yang berat lagi,” himbau Hassan Rouhani.

Kekhawatiran serupa juga dialami Australia. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, membatasi masuknya turis asing ke negaranya. Terhitung mulai 14 Juli mendatang, hanya 3.000 orang saja yang boleh masuk ke Australia per pekannya.

zxc2
Besar kemungkinan diterapkan hingga tahun depan, namun, Australia berjanji akan mengadakan pelonggaran apabila warganya sudah divaksinasi Covid-19. Sejauh ini jumlah orang dewasa yang sudah divaksin di Australia kurang dari delapan persen. Sejumlah pihak menilai pemerintah lamban dalam menjalankan program vaksinasi.

Kelambanan ini diduga karena warga enggan disuntik dengan vaksin AstraZeneca, sementara vaksin Pfizer yang diinginkan, memiliki pasokan terbatas.