Menu

Panggilan Tugas: Para Pengendara Motor Sukarelawan Indonesia Sibuk Mengawal Ambulans Ditengah Lonjakan Korban Meninggal Akibat Covid-19

Devi 6 Jul 2021, 09:12
Foto : Asiaone
Foto : Asiaone

RIAU24.COM -  Pengendara motor sukarelawan Indonesia Sebastian Dwiyantoro dan timnya sangat sibuk membantu ambulans menavigasi lalu lintas padat di kota satelit Jakarta Depok untuk membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit ketika infeksi melonjak di negara ini. Para relawan mengendarai sepeda motor di depan ambulans, suara sirene yang memekakkan telinga di belakang mereka, mengosongkan ruang dan menghentikan mobil lain untuk memberi jalan bagi ambulans yang membawa orang sakit ke fasilitas medis atau mayat ke kuburan.

Dwiyantoro, dua puluh empat tahun, yang telah bekerja untuk kelompok sukarelawan Indonesia Escorting Ambulance selama empat tahun di waktu luangnya, mengatakan timnya saat ini melakukan hingga 20 perjalanan sehari dibandingkan tiga atau empat perjalanan sehari sebelum lonjakan kasus terbaru.

“Jujur, saat ini kami takut (terinfeksi) Covid-19, tetapi saya selalu berpikir ini adalah panggilan tugas dari hati kami untuk membantu dan, pada saat yang sama, kami juga harus menghindar supaya tidak terinfeksi Covid-19 ," kata Pak Dwiyantoro yang biasa bekerja sebagai satpam, mengenakan biker jacket dan masker wajah.

Indonesia telah melaporkan lebih dari 20.000 kasus baru dan lebih dari 400 kematian per hari selama seminggu terakhir karena penyebaran varian Delta yang lebih menular mempercepat infeksi dan membebani sektor kesehatan negara. Dengan total beban kasus 2,28 juta dan jumlah kematian lebih dari 60.500, negara ini adalah yang paling parah terkena dampak Covid-19 di Asia Tenggara.

Upaya para pengendara sepeda motor sukarela sangat dihargai oleh pengemudi ambulans. “Kami merasa sangat senang setiap kali orang-orang ini mengawal kami karena mereka dapat melalui lalu lintas yang macet, terutama di wilayah Depok,” kata pengemudi ambulans berusia 42 tahun Endang Firtana.

Halaman: 12Lihat Semua