Menu

Tegas! Dokter Senior Ini Pastikan Vitamin D Bukan Obat Covid-19

Azhar 10 Jul 2021, 21:32
Ilustrasi. Foto: Internet
Ilustrasi. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Ketua Satgas PB IDI Prof Zubairi Djoerban membeberkan fakta menarik terkait vitamin D.

Vitamin D disebut-sebut sebagai salah satu vitamin yang direkomendasikan untuk meningkatkan imunitas.

Lantas apakah vitamin D ini benar cukup penting dalam proses penyembuhan Covid-19?

Zubairi Djoerban dengan tegas mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada bukti kuat secara ilmiah menegaskan vitamin D sebagai pengobatan atau pencegahan Covid-19.

Fakta ini disampaikannya melalui akun Twitter miliknya @ProfesorZubairi, Jumat, 9 Juli 2021.

"Telah diklaim bahwa vitamin D adalah pengobatan atau pencegahan untuk penyakit Covid-19. Mungkin saja. Semua kemungkinan terbuka dari studi-studi yang dilakukan dan saya akan selalu mendukung studi-studi tersebut. Tapi, memang belum ada cukup bukti untuk memastikannya," tulisnya.

Meskipun seperti itu dia memastikan jika vitamin D memang dapat memberi manfaat bagi tubuh.

"Vitamin D itu diperlukan untuk kesehatan tulang, gigi, dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini sudah ada di dalam tubuh dan mampu diproduksi secara alami oleh tubuh dari sinar matahari yang diserap kulit," tulisnya.

Untuk cara kerjanya dengan memadukan vitamin D dengan sinar matahari.

Karena, kalau tidak maka efek vitamin D yang dikonsumsi tidak akan maksimal di tubuh.