Tak Dapat Bapaknya, Anaknya pun Jadi. Donald Trump Ejek Habis-habisan Anak Presiden Joe Biden

Amerita
Senin, 12 Juli 2021 | 11:29 WIB
Sumber foto: NYP (Hunter Biden dan Donald Trump) R24/ame Sumber foto: NYP (Hunter Biden dan Donald Trump)
<p>RIAU24.COM - Mantan presiden AS, Donald Trump, mengejek putra presiden Joe Biden, Hunter Biden, yang kini beralih profesi menjadi seniman.

Bulan Juni lalu, Hunter Biden (51) mengumumkan bahwa dirinya akan memulai karir baru sebagai seorang seniman. Sejak saat itu, dia mulai aktif melukis.

"Di mana Hunter? Saya bisa katakan dia berada di studio untuk melukis, meskipun dia sebelumnya belum pernah melukis," ledek Trump.

"Dia membuat rekor harga tertinggi untuk seseorang yang tidak pernah melukis sebelumnya, tidak pernah melukis sebelumnya," imbuhnya.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Paling Kejam dan Sadis di Dunia: Tewaskan Lebih dari 10 Wanita Sebelum Diperkosa dengan Cara Tak Wajar


Georges Berges, seorang pemilik galeri seni terkemuka AS mengatakan bahwa hasil karya Hunter Biden bisa dijual hingga $75.000 bahkan setengah juta dolar.

Hunter sendiri mengaku berencana untuk mengadakan pertunjukan karya pribadinya pada musim gugur mendatang.

Putra presiden AS ini bergelut dengan penyalahgunaan narkotika, baginya, melukis adalah sesuatu yang ia lakukan untuk membantunya keluar dari kebiasaannya itu.

Baca juga: Di Negara Ini Jika Ada Polisi yang Melanggar Aturan, Mereka Wajib Mengenakan Ban “Hello Kitty Pink” di Lengannya


“Bagi saya, melukis lebih tentang jenis upaya untuk memunculkan apa yang, menurut saya, kebenaran universal. Kebenaran universal adalah bahwa semuanya terhubung dan ada sesuatu yang jauh melampaui panca indera kita dan yang menghubungkan kita semua” kata Hunter kepada Artnet.

Hunter mengungkapkan bagaimana hobi barunya itu sangat membantunya memerangi kecanduan. Meluki secara harfiah menjaganya tetap waras.

"Selama bertahun-tahun saya tidak menyebut diri saya seorang seniman. Sekarang saya merasa nyaman mengatakannya," katanya.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...