Hati-Hati, 4 Kelompok Ini Rentan Terinfeksi Dengan Varian Delta

Devi
Kamis, 22 Juli 2021 | 11:31 WIB
Foto : Mstar R24/dev Foto : Mstar

RIAU24.COM -  VARIAN Delta yang ditemukan di India sekarang menjadi salah satu jenis varian paling berbahaya di seluruh dunia. Studi tersebut menemukan bahwa varian tersebut dapat menyebar lebih cepat, yakni 40 hingga 60 persen lebih cepat dibandingkan varian Alpha yang ditemukan di Eropa.

Karena itu, saat ini terjadi gelombang baru pandemi di seluruh dunia dan telah menyebar ke setidaknya 98 negara termasuk Malaysia.

Baca juga: Benarkah Tidak Memakai Bra, Jadi Penyebab Kanker Payudara, Mitos atau Fakta?

Data menunjukkan bahwa varian virus lebih mungkin menginfeksi orang-orang tertentu, antara lain;

1. Pemuda

2. Golongan yang belum divaksin

3. Golong yang baru menerima vaksin pertama

4. Studi ini juga menemukan bahwa manula berusia 50 tahun ke atas paling berisiko meninggal akibat infeksi varian ini.

Baca juga: Konsumsi Minuman Mengandung Vitamin C Hingga Puluhan Botol Dalam Satu Hari, Pegawai Kantoran Ini Divonis Wajib Cuci Darah Seumur Hidup

Data ini diperoleh setelah menganalisis 92.029 kasus dari Februari hingga pertengahan Juni. Sekitar 83.000 kasus terjadi pada individu di bawah usia 50 tahun, sementara 53.000 di antaranya belum divaksinasi. Pada kelompok yang tidak divaksinasi, sebagian besar atau 52.000 kasus terjadi pada individu di bawah usia 50 tahun. Hanya 976 kasus yang dilaporkan menginfeksi kelompok usia emas.

Namun jumlah kematian tertinggi terjadi dari kelompok tersebut dengan total 117 orang.

"Studi yang dilakukan di Eropa ini menunjukkan bahwa anak-anak dan orang dewasa di bawah usia 50 tahun lebih berisiko terinfeksi varian Delta," kata peneliti Universitas Yale, Inci Yildrim.

Diketahui, varian Delta memiliki mutasi pada lonjakan protein yang membuatnya lebih mudah menginfeksi sel manusia. Mutasi virus ini juga membuat gejalanya tampak berbeda dari varian lainnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...