Ops Yustisi Terbukti Efektif Putus Klaster Baru Covid-19

Dahari
Jumat, 23 Juli 2021 | 20:04 WIB
Operasi Yustisi Covid-19 di Bengkalis R24/hari Operasi Yustisi Covid-19 di Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Operasi Yustisi dalam menekan penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Kabupaten Bengkalis, terbukti efektif untuk memutus mata-rantai Covid-19. Sehingga diharapkan dengan melakukan ops tersebut, mampu meminimalisir klaster baru.

Ops Yustisi ini merupakan serangkaian tindakan hukum yang dilaksanakan Pemerintah Daerah dan Forkopimda seperti TNI-Polri, Kejaksaan dan Pengadilan.

Disamping itu, Ops Yustisi ini, sebagai upaya dalam rangka pemeliharaan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, serta penindakan atas dugaan pelanggaran Peraturan Daerah yang mengandung unsur Pidana.

Baca juga: Diburu Hingga ke Sumut, Dua Pelaku Penusukan dan Perampasan Handpone Digulung Polsek Pinggir

Bahwa, Ops Yustisi tersebut dinilai sangat efektif demi memutus klater baru Covid-19, hal ini dijelaskan oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, SIK Kasat Binmas AKP Basuki, bahwa dari beberapa rangkaian kegiatan ops itu, sudah beberapa warga yang ketahuan positif, meskipun hanya beberapa persen saja dari ratusan warga di lapangan, yang tak terapkan Protokol Kesehatan (Proles).

"Bukti efektifnya Ops ini diantaranya, kita temukan seorang pengamen yang sedang bernyanyi di pelabuhan penyeberangan RoRo Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Karena tidak terapkan Prokes memakai masker, maka langsung kita lakukan Swab Antagen di lokasi. Dan ternyata terbukti Positif,"katanya.

Baca juga: Petugas Akan Ditempatkan Disejumlah Titik Saat Ops Lancang Kuning

"Untungnya, cepat ketahuan pengamen tersebut Positif Covid-19. Kalau tidak ketahuan, tak bisa dibayangkan lagi berapa jumlah warga yang akan tertular Covid-19 dari seorang pengamen tersebut. Karena untuk mencari uang, pengamen tetap harus kontak langsung dengan warga,"ceritanya.

Diutarakan nya, saat gelar Ops Yustisi ini ketika pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Setelah seorang pengamen ketahuan Positif Covid-19, maka tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan penyeprotan dengan cairan disinfektan, dua orang yang satu negatif.

Pengamen yang positif diminta  melakukan isolasi mandiri dengan dipantau tim PPKM, seperti Bhabinkamtimas, Babinsa, dan Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Puskesmas setempat.

Karena pandemi Covid-19 belum juga berakhir di wilayah Provinsi riau, terutama Kabupaten Bengkalis, maka seluruh masyarakat diminta untuk selalu terapkan Prokes dengan menjalankan 5M, yakni makai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumuan, dan terakhir mengurangi mobilitas.

"Dengan cara ini, kita harapkan pandemi Covid-19 ini cepat berakhir, dan masyarakat tidak ada lagi yang Positif. Sehingga kehidupan bermasyarakat normal kembali seperti sediakala,"pungkasnya.

 


Informasi Anda Genggam


Loading...