Di Tengah Lonjakan Kasus, Varian Coronavirus Jenis Gamma Terdeteksi di Rusia

Devi
Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:47 WIB
Foto : India R24/dev Foto : India

RIAU24.COM - Varian Gamma dari coronavirus telah terdeteksi dalam jumlah kecil di Rusia, kantor berita Interfax mengutip pengembang di balik vaksin EpiVacCorona Rusia mengatakan pada hari Kamis. Untuk mengingat, varian itu sebelumnya dilaporkan di Brasil.

Pada hari Kamis, Rusia melaporkan 24.471 kasus Covid-19 baru dan 796 kematian terkait virus corona dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Asal-Usul Covid-19: Penelitian di China Ungkap Lebih Dari 140 Kelelawar Membawa Virus Sars, Tapi Tidak Ada Kaitan Dengan Covid-19

Rusia telah menyaksikan lonjakan besar dalam kasus covid. Menurut pihak berwenang, lonjakan ini disebabkan oleh varian Delta dan tingkat vaksinasi yang lambat. EpiVacCorona, kedua dari empat vaksin Rusia yang didaftarkan, dikembangkan oleh Vector Institute di Siberia. Sputnik V adalah vaksin andalan Rusia.

“Varian Delta tersebar luas di wilayah Federasi Rusia, dengan kasus terisolasi dari varian Gamma terdeteksi,” kata Interfax mengutip institut tersebut.

Baca juga: Ingin Mengukur Panjang Alat Kelaminnya, Remaja Asal Inggris Ini Nekat Memasukkan Kabel USB, Ini yang Terjadi Selanjutnya...

Lembaga tersebut mengatakan varian Delta dan Gamma dikategorikan sebagai "menyebabkan kekhawatiran" karena lebih mudah menyebar dan dapat mengurangi efektivitas antibodi.


Informasi Anda Genggam


Loading...