Meski Dievakuasi Amerika, Warga Afghanistan Takut Tak Selamat Hidup-hidup

Amerita
Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:15 WIB
ilustrasi R24/ame ilustrasi

RIAU24.COM - Ribuan warga Afghanistan yang memenuhi syarat untuk evakuasi keluar dari negaranya kini menghadapi rintangan hidup dan mati; sampai ke Kabul tanpa ditangkap dan dibunuh Taliban.

Pemerintah AS mengirimi email kepada warga Afghanistan yang pernah bekerja untuk militer Amerika agar bersiap dievakuasi dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga: Kebakaran Hutan Kompleks Taman Nasional Menghanguskan Jantung Negara Sequoia di Amerika Serikat

 
Mereka akan dievakuasi ke "negara ketiga", tapi masalahnya, mereka harus terlebih dulu sampai ke ibu kota Kabul di tengah serangan besar-besaran oleh Taliban di setiap sudut Afghanistan.

Kepada NBC News, orang-orang yang akan dievakuasi mengaku khawatir akan tertangkap oleh Taliban.

"Kota kami dikepung. Negara kami bisa jatuh ke tangan gerilyawan Taliban kapan saja," kata Mohammad, seorang teknisi berusia 33 tahun di Kandahar yang bekerja untuk militer AS.

Baca juga: Ledakan di Pelabuhan Beirut dan Keruntuhan Ekonomi Membuat Banyak Warga Lebanon Alami Trauma Serta Luka Mental

 
“Orang-orang Afghanistan ini tahu bahwa mereka tidak dapat melakukan perjalanan melalui darat karena Taliban telah merebut jalan-jalan, dan mereka tahu jika mereka tetap di tempat mereka, maka Taliban akan menemukan mereka dan membunuh mereka di rumah mereka,” kata Chris Purdy, manajer proyek untuk veteran Amerika.


Informasi Anda Genggam


Loading...