Sempat Ucapkan Jangan Takut Covid-19, Menkes Inggris Minta Maaf

Rizka
Senin, 26 Juli 2021 | 11:29 WIB
Sajid Javid [Instagram/@sajidjavidmp] R24/riz Sajid Javid [Instagram/@sajidjavidmp]

RIAU24.COM -  Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid minta maaf dan menghapus cuitan yang berisi dorongan agar masyarakat Inggris divaksin dan "tidak takut" virus Covid-19.

Permohonan maaf disampaikan Javid setelah dia sembuh dari penyakit akibat virus corona tersebut.

"Saya mengungkapkan rasa terima kasih bahwa vaksin membantu kami melawan sebagai masyarakat, tetapi itu adalah pilihan kata yang buruk dan saya dengan tulus meminta maaf," katanya dikutip dari AFP.

Baca juga: Ledakan di Pelabuhan Beirut dan Keruntuhan Ekonomi Membuat Banyak Warga Lebanon Alami Trauma Serta Luka Mental

"Tolong, jika belum, dapatkan vaksin Anda, karena kita belajar untuk hidup bersama, bukan takut dengan, virus ini," lanjutnya.

Twitnya lantas memicu kritik bahwa dia tidak menghormati para pasien Covid-19 Inggris yang meninggal.

"129.000 orang yang meninggal tidak takut, mereka berjuang untuk bertahan hidup," tulis anggota parlemen Partai Buruh Yvette Cooper.

Javid pada bulan lalu baru dilantik menjadi Menkes, setelah Matt Hancock mengundurkan diri dari posisi tersebut karena melanggar aturan pandemi Covid kedapatan mencium rekannya di kantor.

Baca juga: Ledakan di Pelabuhan Beirut dan Keruntuhan Ekonomi Membuat Banyak Warga Lebanon Alami Trauma Serta Luka Mental

Inggris, salah satu negara dengan total kematian Covid-19 tertinggi di dunia, kini telah mengubah strategi dalam melawan virus Covid-19. Jika sebelumnya Inggris menerapkan pembatasan ketat, kini pemerintah bertahap melonggarkan pembatasan dengan harapan vaksin akan melindungi masyarakat dari gejala parah.

Saat ini tingkat penularan masih tinggi di Inggris, tapi pemerintah berargumen jumlah orang yang divaksinasi juga tinggi sehingga perubaan strategi diperlukan untuk mendorong industri yang terpuruk, seperti hiburan malam dan juga pariwisata.


Informasi Anda Genggam


Loading...