Ribuan Warga Indonesia Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Budi Gunadi Sadikin : Covid-19 Bukan Sakit Aib

Rizka
Senin, 26 Juli 2021 | 16:26 WIB
Budi Gunadi Sadikin R24/riz Budi Gunadi Sadikin

RIAU24.COM -  Angka kematian pasien Covid-19 saat isolasi mandiri di Indonesia sangat mengkhawatirkan di saat kasus semakin melonjak.

Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akui merasa sedih.

"Saya sedih, saya dapat masukan isolasi mandiri banyak yang meninggal," kata Budi saat konferensi pers secara melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/7).

Budi mengatakan, warga yang meninggal saat isolasi mandiri ini bukan hanya karena tidak diterima rumah sakit rujukan, tetapi tidak melapor saat terpapar Covid-19.

Baca juga: Natalius Pigai Tak Sudi Luhut Berikan Duit Hasil Gugatan Rp100 Miliar Buat Papua

Ia mengatakan, di beberapa daerah orang terpapar Covid-19 masih memiliki beban sosial untuk melapor.

"Oleh karena itu, Covid-19 bukan sakit aib, justru kalau saudara sakit kita harus bantu, jangan kemudian diaibkan, nanti mereka enggak mau lapor terlambat masuk rumah sakit dan itu adalah ciri penyebab kematian yang paling tinggi," ujarnya.

Lebih lanjut, Budi meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke dokter dan tenaga kesehatan apabila ada orang terdekat yang terpapar Covid-19.

Sebelumnya diketahui bahwa hingga Kamis (22/7) ada 2.313 orang yang meninggal di luar rumah sakit saat menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Shenina Cinnamon Berangkat ke Korea Untuk Kompetensi Film Penyalin Cahaya di Busan Internasional Film Festival

Adapun angka kematian isolasi mandiri paling banyak terjadi di DKI Jakarta.

Ada enam provinsi dengan kasus kematian saat menjalani isolasi mandiri di atas 50 kasus.

Enam provinsi itu adalah DKI Jakarta (1.214 kasus), Jawa Barat (245 kasus), Jawa Tengah (141 kasus), DI Yogyakarta (134 kasus), Jawa Timur (72 kasus), dan Banten (58 kasus).


Informasi Anda Genggam


Loading...