Menu

Kisah Mengharukan Apriyani Rahayu, Bermula Dari Raket Kayu Buatan Sang Ayah Hingga Jadi Ganda Putri Kelas Kakap

Devi 30 Jul 2021, 10:49
Foto : TribunNews
Foto : TribunNews

RIAU24.COM -  Siapa sangka pebulutangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu menyimpan kisah haru untuk menjadi seorang atlet bulutangkis andalan Indonesia. Apriyani Rahayu bercerita mengenal bagaimana awalnya dia jatuh cinta dengan bulu tangkis dan akhirnya menjadi andalan Indonesia di ganda putri.

Dimulai dari hobinya bermain tepok bulu di kampung halamannya, Desa Lawulo, Konawe, Sulawesi Tenggara. Kemudian sang ayah, Ameruddin membuatkan sebuah raket dari kayu dan mencarikan shuttlecock bekas.

"Nah, waktu itu Bapak belum bisa beli raket, jadi dibikin kayu, bulat dan dibentuk begitu. Jadi ada pohonnya begitu di daerah saya. Untuk senarnya, digunakan tali pancing," kata atlet berusia 22 tahun dalam video postingan akun Instagram PBSI.

Namun saat itu, Apriyani belum terpikir untuk bisa menjadi atlet bulu tangkis. Sampai kemudian, ia masuk ke sebuah klub kecil di daerahnya dan dari tempat itu lah ketertarikannya muncul. "Saya tahunya Susy Susanti. Cuma ramai doang, tapi mukanya tak pernah lihat. Jadi sekadar hobi, orang tua juga mendukung, ya berjalan saja," kata dia.

Dukungan dari orang tua, kata dia diperlihatkan ketika harus bertanding ke Kota Makassar. Ia pun tidak memiliki biaya untuk membeli tiket kapal laut dan akomodasi selama turnamen.

"Jadi ayah itu minta ke pemerintah, misalnya ke bupatinya. Jadi ayah itu yang support banget, misalnya ayo ketemu ini, ketemu ini, sampai piagam-piagam saya bawa," kata Apriyani menceritakan perjuangan orang tuanya menjadi biaya untuk ikut turnamen bulu tangkis.

Halaman: 12Lihat Semua