Diberitakan Sudah Lapor Jokowi Setelah Temukan Obat Corona Hasil Bertapa 40 Hari, Ini Kata Mahfud MD

Azhar
Minggu, 01 Agustus 2021 | 07:56 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Sumber: Internet R24/azhar Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengomentari artikel yang dibuat salah satu media online terkait temuan obat Covid-19 hasil bertapa 40 hari.

Tak hanya itu, media online itu juga menyebutkan jika Mahfud MD telah melaporkan temuan tersebut pada Presiden RI Joko Widodo.

Komentar Mahfud MD itu disampaikannya melalui akun Twitter miliknya @mohmahfudmd, Sabtu, 31 Juli 2021.

Baca juga: Natalius Pigai Tak Sudi Luhut Berikan Duit Hasil Gugatan Rp100 Miliar Buat Papua

Dengan lantang, Mafud MD tak pernah melaporkan hasil temuan obat Covid-19 itu kepada presiden.

"Ini 1 contoh dari ribuan hoax. Saya tak pernah lapor kepada Presiden adanya obat covid-19 hasil bertapa 40 hari," tulisnya.

Menurutnya, yang terjadi sebenarnya adalah seseorang meminta dirinya untuk menemui Jokowi lantaran telah menemukan obat Covid-19 hasil bertapa selama 40 hari.

"Yang benar ada orang meminta saya untuk diantar menghadap presiden karena setelah bertapa 40 hari menemukan obat covid. Tentu saya tolak karena hal tersebut pasti tak bisa dipercaya," tulisnya.

Baca juga: Shenina Cinnamon Berangkat ke Korea Untuk Kompetensi Film Penyalin Cahaya di Busan Internasional Film Festival

Hasil bertapa selama 40 hari itu merupakan ramuan air kelapa yang sudah dimantrai dan dicampur dengan ramuan rahasia agar Covid-19 dapat ngacir lalu pergi selamanya.

"Yang bersangkutan mengaku setelah bertapa 40 hari menemukan air kelapa dicampur dengan ini itu dengan doa tertentu bisa sembuhkan covid. Dia minta diantar presentasi kepada Presiden agar temuannya diumumkan dan dipakai oleh negara. Saya tolak, saya bilang, Kalau benar, langsung amalkan saja untuk rakyat," tulisnya.


Informasi Anda Genggam


Loading...