Majelis Ulama Minta Ramalan Joe Biden Tentang Tenggelamnya Jakarta Tak Perlu Ditanggapi

Rizka
Senin, 02 Agustus 2021 | 15:23 WIB
Foto : Tempo R24/riz Foto : Tempo

RIAU24.COM -  Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Senin menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang menyinggung ramalan tenggelamnya Jakarta dan pemindahan ibu kota, dan tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

MUI menghimbau kepada para ilmuwan Indonesia untuk tidak meremehkan proyeksi tersebut dan meningkatkan kesadaran tentang masalah ini dan tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut hingga saat yang tak terhindarkan muncul.

"Pernyataan Joe Biden tidak boleh diremehkan," kata Wakil Ketua MUI Anwar Abbas dalam keterangannya, Senin, 2 Agustus, dilansir Antaranews.

Baca juga: Natalius Pigai Tak Sudi Luhut Berikan Duit Hasil Gugatan Rp100 Miliar Buat Papua

Abbas menyampaikan harapannya kepada para ahli Indonesia untuk mempelajari proyeksi malang terkait pemanasan global dan mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah bencana yang sedemikian besarnya “yang dapat disumbangkan kepada dunia dan pemerintah tentang bagaimana mempersiapkannya.”

Dalam keterangan tertulisnya, Wakil MUI menyebutkan pembangunan pesat yang menghasilkan emisi karbon dalam jumlah besar sebagai kontributor utama perubahan iklim yang dirasakan oleh warga pesisir di kota dan daerah lain di Indonesia.

Baca juga: Shenina Cinnamon Berangkat ke Korea Untuk Kompetensi Film Penyalin Cahaya di Busan Internasional Film Festival

Abbas telah meminta pemerintah pusat dan pemerintah Jakarta untuk mengoordinasikan upayanya yang akan membantu mencegah atau memperlambat proyeksi 'tenggelamnya Jakarta'.

“Sebagai bangsa kita harus siap dengan alternatif dan solusi untuk masalah tersebut," katanya.


Informasi Anda Genggam


Loading...