Olimpiade Semarak, Covid Melonjak

Amerita
Senin, 02 Agustus 2021 | 20:55 WIB
google R24/ame google

RIAU24.COM - Di tengah semarak Olimpiade Musim Panas di Jepang, kaasus penyebaran virus corona pun kian melonjak.

Melalui Konferensi pers, Ketua Pelaksana Olimpiade Tokyo, Toshiro Muto, mengatakan bahwa lonjakan yang terjadi tak ada kaitannya dengan olimpiade, Minggu (1/8).

Baca juga: Pernah 17 Tahun Pacari Lin Chi Ling dan Ditinggal Nikah, Ini Potret Jerry Yang si Tao Ming Tse Berumur 44 Tahun


Di Tokyo, 3.058 kasus dilaporkan pada Minggu (1/8). Jumlah ini naik dibandingkan minggu lalu dengan 1.763 kasus, dan 1.008 dua minggu lalu. 

Di Asia, kematian meningkat 25% dalam tujuh hari, termasuk Indonesia dan Iran.

Baca juga: Orang Pintar di China Ini Sebut Australia Tak Berotak, Alasannya...


Meskipun hanya ada sedikit penonton di venue, sebagian besar hanya terdiri dari atlet, awak media, dan sukarelawan, setdikitnya 30 orang menderita penyakit terkait panas. Suhu berada di pertengahan 90 dengan kelembaban tinggi.

Tokyo dan Okinawa berada dalam keadaan darurat hingga 22 Agustus.

Meskipun 78% dari penduduk Jepang menentang Olimpiade yang dinilai mampu meningkatkan penularan virus corona, menurut jajak pendapat oleh Penasihat Global Ipsos, masyarakat Jepang ketahuan mengambil foto narsis di monumen Olimpiade, pertanda bahwa mereka tidak bertindak sesuai ucapan.

Tiga negara Asia masuk dalam 20 besar kematian terbanyak. Selain India, Indonesia berada di peringkat ke-12 dengan 95.723, jumlah ini naik dua peringkat dalam kurun waktu seminggu.


Informasi Anda Genggam


Loading...