Ilmuwan Menemukan Obat yang Efektif Melawan Delta, Varian Covid-19 Terbaru

Devi
Selasa, 03 Agustus 2021 | 09:33 WIB
Foto : IndiaTimes R24/dev Foto : IndiaTimes
Bea Cukai

RIAU24.COM -  Tim peneliti telah menemukan kombinasi obat antivirus dan anti-inflamasi yang dapat digunakan untuk mengobati pasien Covid-19 dengan penyakit ringan hingga sedang. Tim dari National University of Singapore (NUS) menemukan bahwa kombinasi antivirus molnupiravir dan baricitinib anti-inflamasi dapat efektif melawan varian virus Beta dan Delta, lapor Strait Times.

Kombinasi tersebut dapat menghambat virus SARS-CoV-2 dalam tes laboratorium, sehingga cocok untuk evaluasi klinis lebih lanjut, menurut Profesor Dean Ho, direktur Institut Kedokteran Digital NUS.

"Kami mencari terapi kombinasi yang pada akhirnya dapat diberikan kepada pasien dengan penyakit ringan yang sedang dalam pemulihan di rumah, atau di fasilitas perawatan masyarakat,” kata Ho.

Baca juga: Cuma Rebus 5 Lembar Daun Salam dan Kayu Manis Lalu Minum di Pagi Hari, Wanita Ini Gak Perlu Beli Obat Diet Lagi

Para ahli dari National Center for Infectious Diseases, NUS Medicine, dan National University Hospital (NUH) menguji 12 obat – termasuk berbagai antivirus dan obat kanker. Kombinasi molnupiravir-baricitinib diidentifikasi untuk kemungkinan pengobatan, kata laporan itu.

Namun, belum ada data dari uji klinis yang menunjukkan kombinasi obat itu efektif di semua fase penyakit Covid-19, kata Dr Louis Chai, konsultan senior di Divisi Penyakit Menular NUH. Sementara beberapa obat dapat mengurangi viral load Covid pada pasien, mereka mungkin tidak memperlambat perkembangan penyakit atau mencegah kematian, katanya.

Molnupiravir “mengganggu bagian dari virus yang disimpan di berbagai varian – khususnya, enzim yang digunakan untuk menyalin materi genetiknya untuk replikasi”, kata Dr Conrad Chan, direktur laboratorium di Defense Medical and Environmental Research Institute dari DSO.

Baca juga: Khasiat Teh Serai Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Bantu Kurangi Resiko Kanker Loh!

Molnupiravir adalah "kandidat obat 'tulang punggung' yang kuat dari mana beberapa kombinasi dapat diturunkan", tambahnya.

Dia mengatakan timnya sekarang sedang mencari untuk melakukan uji klinis untuk molnupiravir dan kombinasi obatnya pada pasien Covid-19. Individu yang divaksinasi dengan penyakit ringan hingga sedang dapat dianggap sebagai bagian dari kelompok penelitian, kata laporan itu.


Informasi Anda Genggam


Loading...