Mayat Bergeletakan di Jalan-jalan Afghanistan, Warga Mati Ketakutan

Amerita
Rabu, 04 Agustus 2021 | 12:17 WIB
google R24/ame google

RIAU24.COM - Penduduk Lashkar Gah di Afghanistan selatan terjebak dan melarikan diri untuk memperjuangkan hidup mereka yang terancam saat pertempuran antara Taliban dan pasukan militer.

"Ada mayat di jalan. Kami tidak tahu apakah mereka warga sipil atau Taliban. Puluhan keluarga telah meninggalkan rumah mereka dan menetap di dekat sungai Helmand," kata seorang penduduk Afghanistan yang namanya tak disebutkan kepada BBC.

Baca juga: Kebakaran Hutan Kompleks Taman Nasional Menghanguskan Jantung Negara Sequoia di Amerika Serikat

 
Penduduk setempat ketakutan karena melihat mayat-mayat berserakan di jalan-jalan.

Helmand adalah pusat dari kampanye militer AS dan Inggris.

PBB memperingatkan krisis dan keadaan yang kian memburuk di Afghanistan.

PBB mengatakan sedikitnya 40 warga sipil tewas di Lashkar Gah dalam satu hari terakhir, Selasa (3/8).

Baca juga: Ledakan di Pelabuhan Beirut dan Keruntuhan Ekonomi Membuat Banyak Warga Lebanon Alami Trauma Serta Luka Mental

 
Tentara Afghanistan mendesak warga sipil untuk meninggalkan Lashkar Gah menjelang serangan besar-besaran terhadap Taliban.

Di sisi lain, Taliban mencoba untuk merebut Kandahar. Pertempuran di Lashkar Gah berlangsung berhari-hari, Taliban dilaporkan menguasai sebagian besar distrik.

“Toko-toko tutup, dan kendaraan militer pemerintah tergeletak hancur di tengah jalan. Perang berlanjut dalam beberapa meter dari kantor gubernur dan Direktorat Keamanan Nasional. Pemerintah pusat mengatakan baru-baru ini mereka telah mengerahkan pasukan komando baru ke Lashkar Gah, tapi kami tidak melihat mereka," kata seorang warga lainnya kepada BBC.


Informasi Anda Genggam


Loading...